GOWA, BKM — Pelantikan pengurus Pengganti Antar Waktu (PAW) Pengurus Cabang Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (Pencab PBSI) Kabupaten Gowa masa bakti 2017-2021 berlangsung di GOR Sungguminasa, Jumat sore (24/1).
PAW ini dilaksanakan untuk mengisi kekosongan posisi ketua umum PBSI Gowa pasca-ketua sebelumnya, Mallingkai Maknun mengundurkan diri dikarenakan usia.
”Beliau (Mallingkai Maknun) meminta langsung ke saya untuk melanjutkan perjuangan membesarkan nama besar PBSI Gowa. Karena dirinya yakin bahwa PBSI Gowa akan maju dan berjaya apabila kepengurusannya dipimpin orang-orang muda,” kata Muh Natsir Maudu setelah dirinya dikukuhkan sebagai Ketua Umum (Ketum) Pengcab PBSI Gowa oleh Ketum Pengprov PBSI Sulsel, Devo Khaddafi.
Ketum Pengprov PBSI Sulsel, Devo Khaddafi, dalam pengukuhan tersebut, mengatakan, kehadiran pengurus baru, tentunya harus memiliki target dan harapan untuk kembali membangkitkan dan melahirkan pebulutangkis-pebulutangkis yang berbakat dan bermental juara di Gowa.
”Ini amanah yang sangat besar, sehingga apa yang menjadi harapan dan keinginan dari pengurus lama dapat segera diwujudkan,” ucap Devo.
Dari beberapa kabupaten dan kota lainnya di Sulsel, Gowa menjadi salah satu gudang atlet bulutangkis di Sulsel.
”Gowa ini buat kami di PBSI Sulsel selalu mendapatkan tempat istimewa. Karena klub pebulutangkis yang ada di Gowa sudah membuktikan dua kali mampu menjadi juara ditingkat nasional,” tambahnya.
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Gowa, Muchlis, sangat mengapresiasi pergantian pengurus PBSI tersebut. Ia mengatakan, hal ini perlu dilakukan agar ada penyegaran dalam organisasi tersebut. Sehingga apa yang menjadi harapan bersama dapat terwujud.
“Pemerintah Kabupaten Gowa akan selalu mendukung dan mensupport, reshufle ini bukan untuk gagah-gagahan. Ini satu hal untuk membuktikan bahwa PAW itu betul-betul bisa mendongkrak kembali nama Gowa di daerah lain,” ucap Muchlis.
Kepengurusan PAW PBSI Gowa masing-masing Ketua Umum Muh Natsir Maudu, Ketua Harian Darmawan, Sekretaris Achmad Yani, Bendahara Andi Tenri Ulang. Sementara Malingkai Maknun, Karim Dania, Muh Taslim, dan Alamsyah Bachtiar bertindak selaku dewan pembina. (sar/mir)

