SOPPENG, BKM — Keberadaan RSUD Ajjappange Soppeng tak pernah lepas sorotan. Belum selesai masalah izin yang hingga kini belum dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI, sehingga untuk izin operasionalnya hanya mengantongi izin dari Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng.
Belum kelar masalah ini kini rancangan bangunannya mulai dipertanyakan. Pasalnya, saat hujan mengguyur Kota Soppeng, Jumat (1/1) sekitar 2 jam, sejumlah ruangan di RS tersebutlangsung tergenang air.
Kondisi ini membuat perawat staf dan seluruh pegawainya sibuk bukan karena melayani pasien tapi membersihkan air yang masuk ke beberapa ruangan. Dengan kejadian ini kualitas pembangunan mulai dipertanyakan .
Nampaknya fasilitas umum berplat merah itu, tidak memiliki penataan yang matang, mulai dari paralon penadah hujan hingga drainase yang tidak dipertimbangkan dengan baik. Pasalnya, baru saja diguyur hujan selama dua jam, Jumat (1/1) langsung tergenang. Padahal RSUD yang baru diresmikan pemanfataannya 23 Maret 2015 lalu itu, dengan nama RSUD Ajjappange Soppeng,
Berdasarkan pantauan media ini, sejumlah ruangan terlihat digenangi air seperti ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Ruang Perawatan Anak di lantai 2 yang merembes melalui dinding bangunan. Akibatnya, sejumlah pasien mengaku terusik.
Direktur RSU Ajjappange Nurhadi Muda tidak menampik, kerap terjadi banjir jika musim hujan tiba. Menurutnya, bangunan baru itu masih dalam tahap evaluasi namun pihaknya selalu mengambil langkah cepat mengatasi jika terjadi kebocoran.
“Itu memang ada bangunan baru dan ada juga bangunan lama , tapi kami selalu membenahi secepatnya jika ada kebocoran. Kami tidak menampik sistem drainase dan paralon saluran air hujan dari lantai atas juga menjadi kendala utamanya,”ungkap Nurhadi. (fir/C)
RSUD Ajjappange Jadi Langganan Genangan
×

