pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Permintaan Sudah Banyak dari Luar Makassar

Ridwan, Pembuat Mainan Odong-odong di Jalan Banta-bantaeng (2-Habis)

INDUSTRI odong-odong buatan Ridwan ternyata sudah menyentuh sejumlah wilayah di dalam dan di luar Sulsel. Seperti di Kota Palu, Toraja, dan Takalar.

Laporan: Fachrul Awalil Ilmi Mahmud

Ridwan kepada penulis juga sangat berharap Pemerintah Kota Makassar bisa memberikan modal lebih agar permintaan di sejumlah wilayah bisa terpenuhi. Apalagi, kata Ridwan, ia sudah mendaftarkan usaha odong odongnya di Pemkot Makassar untuk mendapatkan surat izin usaha.
“saya berharap usaha odong odong saya bisa mendapatkan modal dari pemerintah agar usaha saya bisa lebih berkembang,” kata Ridwan.
Ridwan juga meminta kepada para pegawainya untuk setiap saat dalam menjalankan odong-odong perlu pertimbangkan beberapa hal terutama terkait lebar jalan dan keramainan di wilayah. Pastikan keselamatan bagi anak-anak karena hal itu adalah hal yang utama.
Lebih jauh ujar Ridwan,ia sudah menggeluti usaha ini sejak 10 tahun lalu. Awalnya, dia bekerja sendiri menarik keliling odong-odong untuk menghibur anak anak sekitar kompleksnya di Jalan Banta-bantaeng.
Hingga saatnya, ia belajar sendiri mengutak atik odong-odong, hingga tahu cara pembuatannya. Melalui pengalaman itu, Ridwan membuka usaha membuat odong-odong.
“Saya dulunya hanya sebagai penarik odong-odong. Menghibur anak anak di kompleks hingga mendapatkan uang untuk biaya hidup sehari-hari. Setelah pulang, saya iseng-iseng membongkar alat-alat odong-odong, dan ternyata mudah untuk diproduksi,’ ujar Ridwan.
Pria bertubuh gempal ini-pun menambahkan, telah memiliki tujuh orang karyawan. Mereka rata-rata Pak Ogah di jalan.”Saya dulu punya satu odong-odong, sekarang sudah mempekerjakan tujuh orang karyawan untuk menarik odong-odong. Termasuk jika ada yang memesan dibuatkan,” tambah Ridwan.
Ditanya soal pendapatan yang ia peroleh setiap hari, sesekali tersenyum, Ridwan mengaku, bisa menghasilkan Rp150 ribu perhari untuk satu odong-odong. Tidak hanya menyewakan, ia juga mempunyai industri pembuat odong odong yang kebanyakan bahannya di pesan langsung dari Surabaya. Ia-pun mempu membuat satu unit odong-odong hanya seminggu. Harganya per satu odong-odong Rp20 juta yang baru dan Rp10 juta yang bekas.
“Saya senang ketika melihat orang di sekeliling saya bahagia, saya hanya mau membuat bahagia anak anak walau hanya dengan mainan yang sederhana dan tidak mahal seperti odong odong ini, “tutup Ridwan.(*)



×


Permintaan Sudah Banyak dari Luar Makassar

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar