MAKASSAR, BKM–Ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), calon aparatur sipil negara (CASN) lingkup Pemerintah Kota Makassar berlangsung selama lima hari mulai Sabtu 22 Februari hingga Rabu 26 Februari 2020 mendatang.
Di hari pertama, sabtu akhir pekan lalu, sebanyak 425 CASN dipastikan gugur atau tidak lulus tes dari total 3.500 orang peserta. Mereka tidak menghadiri tes, termasuk ada satu peserta yang terpaksa tidak dimasukkan ke ruang ujian karena terlambat.
Aturannya, kata Kepala Bidang Pengadaan dan Informasi Kepegawaian BKPSDM Pemkot Makassar, Abd Masri, ketika peserta sudah masuk ke ruang ujian, dan komputer sudah login, tidak boleh lagi ada orang yang masuk ke ruangan. Termasuk peserta yang terlambat.
“Jadi ada 425 peserta yang tidak ikut ujian,” jelasnya saat ditemui BKM di lokasi tes, GOR Unhas, Minggu (23/2).
Di hari kedua pun, jelas Masri, pelaksanaan seleksi berjalan lancar. Namun ada dua orang yang terlambat sehingga batal ikut ujian.
Pada sesi kelima, atau sesi terakhir kemarin, ada sedikit persoalan karena komputer tidak bisa login.
Namun, panitia seleksi langsung bergerak cepat mengantisipasi keterlambatan ujian sehingga tidak cukup semenit, ujian berjalan normal.
“Di hari pertama, passing grade tertinggi yang dicapai peserta adalah 460 skoringnya. Tidak tahu ini hari kedua karena belum kita data. Ujian masih sementara berlangsung,” ungkap Masri.
Seleksi CASN juga diikuti peserta disabilitas pada sesi kelima kemarin. Bersama peserta yang hamil dan sedang sakit, penyandang disabilitasi tersebut diprioritaskan untuk masuk terlebih dahulu ke ruangan ujian dibandingkan peserta yang lain.
Berdasarkan data dari BKPSDM, sebanyak 16.686 peserta mencoba berjuang agar dapat menjadi ASN di Kota Makassar.
Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah meminta agar pelaksanaan tes calon aparatur sipil negara (CASN) lingkup Pemerintah Kota Makassar bisa berjalan lancar dan tidak ada keributan hingga selesai.
Hal ini dikatakan NA sapaan akrab gubernur saat memantau langsung pelaksanaan tes CASN yang berlangsung di gedung olah raga Universitas Hasanuddin, Sabtu (22/2) lalu.
Ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berlangsung selama lima hari mulai Sabtu 22 Februari hingga Rabu 26 Februari 2020 mendatang.
“Tes yang dilakukan Pemkot Makassar bisa kita lihat berjalan lancar, tidak ada krasak krusuk meski jumlah peserta begitu banyak. Semoga tetap kondusif hingga pelaksanaan tes berakhir,” ungkap Nurdin.
Senada dengan gubernur, Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, juga menegaskan akan memberikan efek jera kepada pelaku pelanggaran dengan sanksi hukum pidana.
“Bagi peserta yang melakukan kecurangan selain tidak lulus juga akan langsung di serahkan ke pihak kepolisian. Jadi, kami ingin berikan efek jera agar ke depannya tidak adalagi kasus serupa,” tutur Iqbal.
Pelaksanaan tes SKD CASN Pemkot Makassar ini, selain diawasi langsung oleh Pemerintah Kota Makassar juga melibatkan aparat TNI/Polri dalam pengamanannya. Dari 16.686 pendaftar yang akan di terima pada tes kali ini sebanyak 520 orang.(rhm)

