PANGKEP, BKM — Rombongan pembawa pengantin yang merupakan penumpang KM Surgamu, asal Tanjung Kiok, Kecamatan Sungkep, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, sempat kehilangan kontak saat berlayar dari Pulau Sapuka pada 18 Februari 2020, setelah menghadiri hajatan pengantin.
Kapal Motor Surgamu ini berlayar dari Pulau Sapuka Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkep, untuk kembali Tanjung Kiok. Tetapi di tengah pelayaran, secara tiba-tiba kehilangan kontak. Saat itu, KM Surgamu sedang berada sekitar satu mil dari perairan Pulau Satanger. Kapal ini berpenumpang 9 orang.
KM Surgamu, sekitar pukul 16.00 wita, Minggu (23/2), ditemukan berada sekitar 1 mil dari Pulau Satanger di perairankkepulauan Liukang Tangaya. Kini kesembilan penumpang kapal motor tersebut ditemukan selamat dan terdampar di Pulau Satanger.
Para penumpang kapal ini, yakni Rizal (50), Baco (40), Firman (20), Sulaiman(22), Sailang (13), Jaimul Hairina (28), Itasiana (27), Hawa (50), dan Patin (50).
Keseluruhan penumpang kapal, saat ini tinggal di rumah warga di Pulau Satanger menunggu dijemput keluarga dari Tanjung Kiok, Kecamatam Sepeken, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Madura, Provinsi Jawa Timur.
Kapolsek Liukang Tangaya, AKP Supriadi yang dihubungi, Senin (24/2), menyatakan, KM Surgamu yang berpenumpang 9 orang sudah ditemukan dalam keadaan selamat.
”Penumpang kapal ini baru saja pulang mengantar pengantin di Pulau Sapuka. Tapi sempat kehilangan kontak. Kini penumpang KM Surgamu sedang menunggu keluarganya untuk dijemput,” kata Supriadi. (udi/mir/c)
Kapal Rombongan Pengantin dari Madura Terdampar di Pangkep
×

