GOWA, BKM — Deputi Direktur BPJamsostek Wilayah Sulawesi dan Maluku, Toto Suharto menyerahkan santunan kematian kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa untuk diserahkan kepada ahli waris, salah satu tenaga honorer pada Bagian Umum Sekretariat Kabupaten Gowa.
Santunan tersebut diserahkan langsung Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan kepada Sumiati sebagai ahli waris. Yakni merupakan saudara kandung dari almarhum Sukri, di Baruga Karaeng Galesong, kantor bupati Gowa, Senin sore (22/6).
Toto Suharto dalam kesempatan ini menyampaikan, kedatangannya hari ini untuk menyerahkan santunan kematian bagi ahli waris almarhum Sukri yang telah meninggal dunia pada Mei lalu. Santunan tersebut telah diserahkan kepada ahli waris lewat rekening sebesar Rp42 juta.
”Karena santunan saat ini tidak boleh lagi diberikan secara tunai, jadi kami transfer lewat rekening. Semoga santunan ini bisa bermanfaat bagi orang-orang yang ditinggalkan,” ungkapnya.
Selain itu, pihaknya juga ingin berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gowa khususnya bupati Gowa yang telah mensupport keberadaan program jaminan sosial khususnya BPJamsostek yang sudah berkomitmen melindungi tenaga honorer, penyapu jalan, pemadam kebakaran, dan aparat desa.
”Semoga ke depan keinginan dari bupati Gowa agar seluruh aparat desa tercover dalam BPJamsostek akan terwujud. Memang diantara kita tidak ada yang mau kena musibah, tapi jika ada yang namanya jaminan sosial maka keluarga yang ditinggalkan akan mendapatkan jaminan,” jelasnya.
Sekadar diketahui, pemberian santunan ini atau jaminan kepada ahli waris disesuaikan dengan kondisi dari orang tersebut. Jika orang tersebut meninggal dunia karena takdir, maka dia berhak mendapatkan uang santunan sebesar Rp42 juta, kalau orang tersebut mengalami kecelakaan kerja maka seluruh biaya pengobatan akan ditanggung oleh BP Jamsostek dan jika meninggal dunia dalam kecelakaan kerja, maka akan mendapatkan uang santunan 48 dikali dengan upah yang diterima setiap bulan yang dilaporkan.
”Jadi ini santunan bukan pengganti nyawa, namun ini adalah bekal bagi keluarga yang ditinggalkan, artinya kami juga membantu program pemerintah supaya kalau ada yang kena musibah maka BP Jamsostek sebagai jaring pengaman penyambung kehidupan dan juga bisa menjadi modal untuk kelanjutan bagi keluarga yang ditinggalkan,” kata Toto.
Sementara Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, mengatakan, kerjasama dengan BPJamsostek perlu terus ditingkatkan. ”Kemarin yang kita kerjasamakan adalah petugas kebersihan dan pemadam kebakaran. Namun selain itu kita juga menginginkan seluruh aparat desa tercover dalam BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek). Sebenarnya aparat desa pun akan kita kerjasamakan. Saya akan cek sudah sejauhmana. Karena saya ingin seluruh aparat kita diberikan jaminan. Sehingga ketika terjadi hal-hal tidak diinginkan, maka akan mendapatkan jaminan atau santunan dari BPJamsostek untuk keluarga yang ditinggalkan. Apalagi di tengah kondisi saat ini, saya yakin dan percaya semua sangat membutuhkan,” kata Adnan. (sar/mir)
BPJamsostek Serahkan Santunan Ahli Waris Tenaga Honorer Gowa
×

