MAKASSAR, BKM — Masyarakat Tionghoa memiliki sejumlah tradisi untuk mempersiapkan perayaan Tahun Baru Imlek. Tradisi tersebut yaitu membersihkan rumah, mendekorasi rumah, mengantar dan membersihkan rupang Dewa-Dewi, membeli pakaian dan sepatu baru serta menggunting rambut, melunasi hutang dan memasang pernak-pernik Imlek.
Tradisi membersihkan rumah sebelum Tahun Baru Imlek tiba sangat penting dilakukan untuk memastikan rumah dalam kondisi bersih seluruhnya.
“Membersihkan rumah merupakan simbol keyakinan bahwa itu akan membantu menyingkirkan nasib buruk dan mendapatkan rumah siap menerima keberuntungan di tahun mendatang,” kata Jusanto (38), salah seorang warga Tionghoa yang ditemui di Jalan Masjid Raya, kamis (21/1).
Jusanto menambahkan, tradisi lainnya adalah mendekorasi rumah dengan mengecat ulang pintu dan jendela. Pada umumnya menggunakan warna merah. Pintu dan jendela ditempeli kertas yang bertuliskan kata atau kalimat bermakna baik.
Menjelang Imlek juga ada tradisi mengantar dan membersihkan rupang Dewa-Dewi. Membeli pakaian dan sepatu baru serta menggunting rambut juga menjadi tradisi yang dilakukan menjelang Imlek.
Mengenakan pakaian baru pada tahun baru Imlek dan umumnya berwarna merah atau terang, melambangkan kebahagiaan, dan masa depan agar tetap terang dengan rejeki dan kemakmuran.
Warga Tionghoa percaya perlunya penampilan dan sikap baru dan optimis menghadapi masa depan. Hal itu dilakukan sebagai manifestasi dari membuang kesialan dan awal baru yang baik.
Melunasi hutang menjadi satu diantara tradisi yang dilakukan warga Tionghoa menjelang Imlek. Kebiasaan melunasi atau paling tidak mengurangi jumlah hutang sebelum Imlek, dilandasi kepercayaan agar di tahun baru nanti tidak terbebani dengan banyak hutang.“Tradisi lainnya memasang pernak-pernik Imlek,” kata Jusanto.
Pemilik bengkel motor ini mengaku, untuk hiasan bunga, ia memilih untuk memasang bunga Mei yang berarti menyambut tahun baru dengan penuh keberuntungan dan penuh harapan.
“Saya juga nanti akan kasih angpao kepada anak anak ataupun orang yang sudah berkeluarga. Isinya itu beda-beda, Rp20 ribu atau Rp60 ribu dan menyajikan beberapa jenis makanan untuk dinikmati di hari Imlek,” ucapnya.(arf/war/c)
Jelang Imlek, Tradisi Bersih Rumah
×

