SELAYAR, BKM — Tim Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Selayar berhasil membongkar kasus Pencurian Sepeda Motor (Curanmor) yang sempat meresahkan warga dalam dua bulan terakhir, Jumat (22/1) malam.
Dalam operasi tersebut selain mengamankan empat terduga pelaku polisi juga mengamankan lima unit sepeda motor dari berbagai merk yang diduga hasil kejahatan. Terduga pelaku dan barang bukti langsung digiring ke Mapolres untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolres Selayar, AKBP Said Anna Fauza, S.IK menjelaskan selama tahun 2016 pihaknya telah menerima lima kasus laporan kehilangan sepeda motor. Untuk menekan angka Curanmor polisi kemudian melakukan operasi khusus.
Mereka yang diamankan adalah AA (18) warga Jalan Ahmad Yani, IN (20) warga Lembang Bau, RA (19) warga dusun Dola Desa Mare-mare Kecamatan Bontomanai dan IR (20) warga Lembang Bau Kecamatan Bontomanai.
Kepada polisi Aa dan In mengaku dari lima unit sepeda motor yang diamankan dua diantaranya mereka yang membawa kabur. Hal sama juga diakui Ir yang membawa kabur satu unit sepeda motor yang kini diamankan polisi.
”Aa dan In mencuri masing-masing dua motor sedangkan Ir satu unit sementara Ir satu unit dan Ra bertindak sebagai teknisi. Jadi mereka ini sudah berbagi tugas dan memiliki peran yang berbeda-beda,” ujar Kapolres.
Kapolres sangat bersyukur. Ini semua berkat kerja sama dengan masyarakat sehingga bisa mengtungkap kasus ini.
“Selama ini Selayar aman dari pencurian motor, nah mereka inilah yang meresahkan. Jadi untuk sementara kami terus kembangkan,” tambah Kapolres.
Modusnya jelas Kapolres para pelaku mencari sepeda motor yang terparkir bersama kuncinya. Setelah itu dibawa kabur ke bengkel untuk modifikasi (ganti stiker dan plat. Setelah dimodifikasi lalu dicarikan pembeli atau tempat gadai dengan harga murah.
”Bagi masyarakat yang kehilangan motor bisa dicek di Mapolres. Untuk masyarakat Selayar secara umum, bantu kami untuk menjadi Polisi bagi diri sendiri. Simpan barang berharganya ditempat yang aman, parkir kendaraan jangan sama kuncinya, karena bisa saja yang tadinya nggak ada niat, tapi karena kesempatan terbuka lebar, jadi ada niat. Kan Bang Napi bilangnya gitu, ”tandasnya lagi. (*)

