MAKASSAR, BKM — Anggota Komisi VI DPR RI, Muh Rapsel Ali melakukan kunjungan ke PT Pegadaian (Persero) Kanwil VI Makassar
. Kunjungan tersebut dalam rangka reses masa persidangan IV Tahun Sidang 2019-2020.
Kunjungan tersebut juga dihadiri Bupati Kepulauan Selayar, Muh Basli Ali, Wakil Bupati Takalar, H Achmad Daeng Se’re, dan perwakilan dari Universitas Fajar. Rombongan tiba di kantor wilayah Pegadaian Makassar, pada Senin (27/7) pukul 09.00 WITA.
Kedatangan anggota Komisi VI DPR RI dan rombongan ini disambut Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil VI Makassar, Alim Sutiono, beserta jajaran pejabat. Dalam sambutannya, Alim Sutiono menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi atas kehadiran Muh Rapsel Ali ke Kantor Wilayah VI Pegadaian dalam rangkaian masa reses DPR-RI.
”Terima kasih bapak Rapsel Ali. Kehadiran bapak hari ini di kantor Pegadaian membuat saya pribadi merasa semakin terpacu dan bersemangat untuk menjadikan Kanwil VI Makassar sebagai juara nasional kembali,” kata Alim Sutiono.
Pada kesempatan tersebut, Alim Sutiono menyampaikan pemaparan singkat mengenai company profile dari PT Pegadaian (Persero) Kanwil VI Makassar yang berisi pencapaian omzet, program gadai peduli, program keagenan BUMN, serta kegiatan CSR yang sudah dilakukan.
Alim Sutiono juga menjelaskan mengenai kondisi Pegadaian di tengah pandemi Covid-19. ”Banyak orang mengira Pegadaian diuntungkan dengan adanya Covid-19. Tapi hal ini tidak sepenuhnya benar. Kebanyakan nasabah menggadaikan emas atau perhiasannya ke Pegadaian. Dan saat ini harga emas sedang naik. Jadi bukan berarti Pegadaian saja yang untung, tetapi masyarakat juga. Karena mereka bisa mengoptimalkan pinjamannya. Ini juga membuktikan bahwa investasi dalam bentuk emas adalah investasi yang liquid,” tegas lelaki murah senyum ini.
Selain pemaparan materi, acara juga diisi dengan penandatanganan berita acara kesepakatan antara PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah VI Makassar dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dan Pemerintah Kabupaten Takalar dalam bidang pengembangan pendidikan. (mir)

