MAKASSAR, BKM–Struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulsel belum juga rampung, bahkan ada kesan jika komposisi kepengurusan ada dua versi.
Versi yang pertama yang disusun oleh DR Taufan Pawe (TP) selaku ketua formatur dan ketua terpilih, tanpa melibatkan empat formatur lainnya.
Dan versi yang kedua yang disepakati oleh tiga formatur masing-masing Abdillah Natsir, Imran Tenri Tata dan Farouk M Betta yang melakukan rapat di kantgor DPD I Golkar Suslel jalan Botolempangan makassar Selasa (25/8) tanpa dihadiri TP dan Muhiddin M Said dari DPP Golkar.
Menurut Abdillah Natsir, hasil rapat tiga anggota formatur nantinya akan diperlihatkan ke TP dan Muhiddin M Said sebelum dikirim ke DPP. “Jadi kami perlihatkan deulu, baru besok hasil rapat ini kami akan kirim ke DPP,”ujar Abdillah yang juga mantan Sekretaris DPD I Golkar Sulsel ini.
Sebelumnya, TP yang tak lain adalah Ketua DPD II Golkar Parepare ini mengaku jika komposisi Golkar Sulsel telah rampung dan siap dikirim ke DPP Golkar.
Terkait hasil rapat tiga anggota formatur yang tidak dihadirinya, TP yang juga Wali Kota Parepare ini belum berhasil dikonfirmasi.
Informasi yang dikumpulkan koran ini, banyak hal yang dinilai menjadi penghambat sehingga struktur kepengurusan DPD I Golkar Sulsel tak kunjung selesai.
Selain karena alotnya usulan nama dalam draft komposisi kepengurusan, utamanya jabatan sekretaris juga pada soal tidak pernah lima formatur bertemu dalam sebuah rapat resmi.
Hal ini membuat Abdillah Natsir, Farouk dan Imran menggagas pertemuan formatur dengan mengundang TP dan pengurus DPP. (rif)
Struktur Kepengurusan Golkar Sulsel ‘Dua Versi’
Kader AMPG Desak Formatur Kerja Maksimal
×

