MAKASSAR, BKM–Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulsel Azhar Arsyad memita agar tidak boleh ada konflik yang bisa mengganggu warga Makassar jelang pemilihan wali kota (Pilwali) 9 Desember nanti.
Azhar yang juga Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Sulsel ini menyampaikan harapannya saat tampil memberikan arahan pada deklarasi pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Syamsu Rizal-Fadli Ananda (Dinal), Senin (31/8) malam.
Azhar juga menyampaikan alasan partai yang didirikan almarhum KH Abdul Rahman Wahid mendukung Dilan.
“Iya karena kedua figur muda ini pribadi yang baik, mengedepankan sopan santun, sombere’, dan mau mendengar,”ujar Azhar.
Orasi politik Azhar yang tak lain adalah Ketua Fraksi PKB DPRD Sulsel ini disambut meriah tamu undangan yang hadir pada acara deklarasi tersebut.
Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) hanya membatasi 15 orang jumlah pendukung untuk mendampingi pendaftaran pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Makassar 2020 di KPU mulai tanggal 4 hingga 6 September mendatang.
Komisioner KPU Makassar, Gunawan Mashar mengatakan sesuai kesepakatan bersama maka KPU Makassar telah membuat aturan dimana tiap pasangan calon yang mendaftar hanya diperbolehkan membawah perwakilan masing-masing pengurus partai pendukung dan timnya sendiri maksimal sebanyak 15 orang.
“Kita tentu sudah batasi maksimal 15 orang yang bisa masuk dalam ruangan, itu juga yang mempunyai surat keterangan. Kalau pengamana diluar kami sudah koordinasikan itu dengan kepolisian dan TNI. Kami juga sudah mengatur jadwal agar tidak ada aksi yang tidak diharapkan diantara masing-masing paslon,” ungkapnya, Selasa (1/9).
Tak hanya berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan TNI, namun mengatur skenario pengamanan, skema pendaftaran di lokasi, serta pelaksanaan disiplin Covid-19.
“Kami sudah koordinasi dengan Kapolrestabes Makassar dan Dandima. Waktu pendaftaran berkisar 2 jam 30 menit. Jangan sampai pada saat pendaftran ada penumpukan massa, belum lagi kita akan lakukan sterilisasi ruangan yang memakan waktu banyak,” bebernya. (ita)
Makassar Tidak Butuh Pemimpin Suka Buat Konflik
KPU Perketat Pengamanan Jelang Pendaftaran
×

