pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Kades dan Warga Saling Lapor

BANTAENG, BKM — Insiden penganiayaan di kantor Desa Kaloling, Kecamatan Gantarangkeke, Senin (14/9), berbuntut panjang.
Pasalnya, Abdul Rahman (Kades Kaloling) vs Rahmawati (warga Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng), saling lapor ke polisi.
Rahmawati dalam laporannya nomor TBL/234/IX/SPKT Polres Bantaeng, mengaku dirinya empat kali ditampar oleh Kades. Kata dia, satu kali di lantai dua, tiga kali di lantai satu kantor desa.
Rahmawati memaparkan, Sabtu (12/9) dia ditelpon Kades Abdul Rahman untuk menyelesaikan masalah harta warisan berupa tanah yang dibeli oleh Kades dari H Yodang, saudara laki-laki Rahmawati.
Sesampai di kantor desa, lanjut Rahmawati, dia mendapat perlakuan kasar. Hidung, pipi dan gusi sebelah kirinya bengkak. Sedangkan bibir bawah bagian kanan berdarah.
Ditemui di rumahnya di Bissampole, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng, Selasa (15/9), Rahmawati menceritakan kronologinya.
Ketika tiba di kantor desa, dia diterima staf dan diminta menunggu di lantai satu. Setelah agak lama menunggu, dia lalu menuju lantai dua dan duduk di kursi tamu.
Rahmawati lalu menanyakan perihal tanahnya yang dibeli Kades. “Kenapa bapak beli tanah kebun tersebut tanpa memberitahu saya. Tanah itu kan, warisan saya bersama kakak saya”, tuturnya.
Diungkapkan Rahmawati, Kades mulai tidak kooperatif. Dia membentak dan menyuruhnya pergi. “Jangan banyak ngomong. Pergi kau! Kupukul kau nanti!”, ungkapnya.
Rahmawati menimpali, menyambut hardikan Kades. “Silahkan pukul saya kalau mau”, ucapnya.
Kades lalu menjambak kudung Rahmawati dan diangkat dari kursi hingga dia berdiri. “Kudung saya dijambak dan diangkat ke atas hingga saya berdiri dari kursi”, bebernya
Ditanya, apakah masalah ini tidak bisa diselesaikan secara kekeluargaan? Rahmawati menegaskan, pihaknya tetap menempuh jalur hukum. “Keluarga besar saya mendukung kasus ini dilanjutkan ke jalur hukum”, pungkasnya.
Paur Humas Polres Bantaeng AIPDA Sandri, mengatakan, kasus ini sementara dalam tahap penyeledikan. “Kasusnya sudah ditangani Satreskrim”, katanya.
Seperti diberitakan BKM, Kades Kaloling, Abdul Rahman, mengaku dirinya menjadi korban. Dia lalu melapor ke Polsek Pa’jukukang. (wam/C)



×


Kades dan Warga Saling Lapor

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar