MAKASSAR, BKM — Aksi tawuran kelompok, yakni antara kelompok pemuda dari Bontoala di Jalan Kandea 2 dan pemuda dari Tallo, kembali pecah Kamis malam (25/9). Tawuran berlanjut sampai Jumat dinihari (26/9).
Pecahnya tawuran kelompok kembali diduga karena balas dendam lama dari kedua kelompok pemuda tersebut. Anggota Polsek Bontoala yang mendapat laporan dari warga kalau di Jalan Kandea kembali terjadi tawuran kelompok, langsung meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Saat tiba di TKP, petugas Polsek Bontoala bermaksud meredam kedua kelompok tawuran. Namun kedua kelompok melawan anggota dan mengejar serta mengepung anggota Polsek Bontoala.
Tak lama kemudian, tim Penikam Polrestabes Makassar tiba di TKP dan membubarkan kedua kelompok tawuran yang mengejar anggota Polsek Bontoala. Terpaksa tim Penikam Polrestabes Makassar melepaskan tembakan gas air mata ke arah kedua kelompok pemuda tersebut. Langsung saja kedua kelompok tawuran melarikan diri.
Anggota tim Penikam Polrestabes Makassar dan Polsek Bontoala melakukan penyisiran di lokasi tawuran kelompok. Petugas mengumpulkan sejumlah anak panah atau busur dan batu yang berhamburan di lokasi perang.
Kasubag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Edi Supriadi Idrus bersama Ka Tim Penikam Polreatabes Makassar, Ipda Arif Muda, mengemukakan, penyebab terjadinya tawuran kelompok antara kedua kelompok tersebut diduga dendam lama antar kedua kelompok pemuda.
Barang bukti yang diamankan di TKP berupa puluhan anak panah, petasan dan batu yang digunakan saat perang diamankan dari lokasi kejadian. (jul)
Tawuran Kelompok di Kandea Diduga Dendam Lama
×

