MAKASSAR, BKM–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassae telah menggelar rapat validasi dan persetujuan terkait gambar foto di surat suara untuk pilwali Makassar 9 Desember mendatang.
KPU bersama tim Liaison Officer (LO) para calon duduk bersama. “Spesimenya sudah siap, ukuran kertas 36 x 23 cm. Foto paslon di kertas surat suara tidak mengenakan masker. Juga tidak mengunakan ornamen atau simbol lainya,”ujar Komisioner KPU Malassar, Gunawan Mashar, Kamis kemarin.
Gambara umum foto paslon di kertas suara untuk nomor urut satu Moh Ramdhan Pomanto – Fatmawati mengenakan pakaian kebanggaan warna oranye. Fatma tetap mengenakan jilbab dan Danny tidak memakai Songkok.
Sedangkan paslon nomor urut duaMunafri Arifuddin – Abdul Rahman Bando mengenakan kemeja putih dan kompak memakai songkok warna hitam.
Di spesimen surat suara juga, paslon nomor urut tiga Syamsu Rizal – Fadli Anada mengenakan baju simbol “somebere” yakni kotak-kota hitam. Songkok warna hitam.
Adapun paslon nomor urut empat Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun kental dengan simbol Bugis-Makassar sehingga mengenakan pakaian ala bugis dan peci recca.
Gunawan mengatakan bahwa pihaknya sudah memfinalkan spesimen surat suara untuk pilwali Makassar yang akan dicetak.
“Sudah melalui proses panjang baik dari foto, nama, hingga gelar calon. Jadi proses validasi sudah dilakukan bersama, bahkan ada paslon ganti foto sebelum final,” jelasnya.
Surat suara ini akan dicetak pada awal November 2020 karena saat ini menunggu hasil penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk disesuaikan jumlah kertas suara dicetak. Namun, tetap ada persiapan kertas cadangan. “Soal nominal jumlah kertas suara. Ada ketentuan di PKPU, namun merujuk pada DPT,” pungkasnya. (rif)
Spesimen Surat Suara di Pilwali Makassar Siap Dicetak
×

