MAKASSAR, BKM — Selama lima tahun Bank Jawa Barat (BJB) membuka kantor cabang di kota Makassar, telah menunjukkan dirinya sebagai bank daerah yang tidak boleh dipandang sebelah mata. Terbukti dengan telah terlistingnya di bursa efek atau go publik. Keberadaan BJB di Makassar telah memberi kontribusi cukup signifikan dalam pertumbuhan ekonomi Makassar.
Manajemen Bank BJB pun tetap optimis mampu bersaing dengan beberapa bank swasta lainnya maupun bank milik pemerintah. ”Memang tidak mudah kami bersaing dengan bank yang sudah lebih dulu mapan. Apalagi sudah ada sebelumnya bank-bank pemerintah lainnya. Tapi dengan usaha keras, sudah mulai kelihatan hasilnya. Ada peningkatan. Apalagi di Makassar, prospeknya bagus. Ke depan, kami berharap akan lebih berperan lagi dalam pertumbuhan ekonomi di Makassar,” papar Rudy, Manajer Bisnis Bank BJB Cabang Makassar ketika ditemui Berita Kota Makassar di kantornya, Rabu (3/2) kemarin.
Meski sempat dilanda kelesuan dalam bidang perekonomian, namun penyaluran kredit Bank BJB tetap tumbuh positif. Ditahun 2015 misalnya, pencapaian laba di kantor cabng Makassar, berhasil melampaui target hingga 130 persen. Sebagai salah satu bank yang masuk dalam jajaran 10 besar terbaik khususnya cabang Makassar, BJB melayani kredit dalam semua segmen, seperti segmen komersial, konsumtif/konsumer, dan KPR.
Melihat pencapaian positif ditahun 2015, Bank BJB memiliki target ditahun 2016 dengan angka cukup fantastis. Untuk kredit misalnya, ditargetkan Rp500 miliar. Dan simpanan nasabah ditargetkan sebesar Rp250 miliar.
”Melihat pencapain positif ditahun 2015, tentu target 2016 lebih besar dari tahun 2015. Namun kami tetap optimis untuk mencapai target tersebut. Untuk kredit ditargetkan Rp500 miliar, dan simpanan nasabah Rp250 miliar. Untuk jumlah nasabah hingga akhir 2015 kemarin sekitar 250 penyimpan. Sedangkan kredit sekitar 2.000 an rekening,” ungkap Rudy.
Untuk mempertahankan nasabah yang ada sekarang dan menggaet nasabah baru sebanyak-banyaknya, manajemen BJB telah menyiapkan dan menjalankan beberapa program, seperti program member get member dan program umroh khusus bagi para nasabah dengan kriteria para bendahara dan PNS.
”Ketatnya persaingan dalam dunia perbankan saat ini, tentu masing-masing bank harus menyiapkan beberapa program dan produk yang bersifat memanjakan para nasabahnya. Tiap-tiap produk itu memiliki kelebihan dibandingkan bank lain. Untuk kredit konsumer, memiliki banyak insentif dan benefit. Untuk kredit pegawai terkhusus kepada para PNS, jangka waktunya 10 tahun. Sedangkan kredit untuk pensiunan sampai 15 tahun. Adapun besaran suku bunga yang kami berlakukan antara 14 sampai 15 persen,” tuturnya. (ina/mir/b)
Nasabah Minati Program Umroh BJB
×

