ANGGOTA DPRD Kota Makassar juga menyayangkan masih banyaknya PNS yang membolos dihari pertama kerja pascalebaran Idul Fitri. Mereka mendesak Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto untuk menjatuhkan sanksi tegas ke PNS yang bolos sebagai efek jera.
Dewan menilai pegawai negeri sipil merupakan abdi nagara dan pelayan masyarakat, seharusnya mereka memberi contoh ke masyarakat untuk tetap bekerja sesuai jadwal yang ditetapkan pemerintah. Apalagi, gaji mereka merupakan uang rakyat dari hasil pajak.
“Wali Kota harus bertindak tegas memberikan sanksi ke bawahannya yang membolos dihari kerja. Ini citra buruk pegawai pemerintah,”jelas legislator PPP, Busranuddin Baso Tika.
Ia juga meminta wali kota tidak hanya pascalebaran saja melakukan sidak, tetapi sidak dilakukan secara berkala agar penyakit membolos dari PNS dan honorer bisa berkurang bahkan hilang.
Hal senada ditegaskan, anggota Komisi B DPRD Kota Makassar, Basdir. Ia meminta wali kota tidak hanya melakukan sidak secara eksternal terhadap pegawainya tetapi juga melakukan sidak secara internal dengan melihat keluhan dari bawahannya.
“Kita sayangkan pegawai pemkot membolos hingga ratusan orang. Wajar jika mereka diberikan sanksi tegas. Tapi perlu didengar dulu alasannya mereka membolos,”katanya.(ita/war/c)
Sanksi Efek Jera
×

