PAREPARE, BKM — Nelayan Parepare kembali mendapatkan bantuan dari Community Coastal Development Project – Internasional Fund for Agricutural Development (CCDP-IFAD), organisasi bentukan PBB yang berpusat di Kota Italia. Bantuan yang diberikan berupa empat perahu fiber dengan nilai ratusan juta rupiah.
Ke empat perahu tersebut, Selasa (3/2) resmi diserahkan Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe kepada nelayan Parepare yang tergabung dalam empat kelompok nelayan Kelurahan Sumpang Minangngae di pesisir Sungai Karajae, Kelurahan Sumpang Minangngae, Kecamatan Bacukiki Barat.
Kepala Bidang Perikanan dan Kelautan, Dinas Pertanian, Kehutanan, Perikanan dan Kelautan (PKPK) Kota Parepare, Muh Natsir, menjelaskan, ke empat perahu fiber tersebut, sepenuhnya merupakan hasil produksi PT Industri Kapal Indonesia (IKI) Makassar.
Perahu bermesin 13 pk itu, runtuk mendukung pengawasan SDA dan ekowisata Parepare. Setiap perahu kapasitas delapan orang dan dilengkapi live jaket untuk keselamatan, serta kaca pada dasar perahu untuk melihat terumbuh karang di sekitar laut Parepare.
Selain bantuan perahu, nelayan juga diberikan bantuan operasional sebesar Rp3 juta per kelompok. Mereka juga mendapatkan bantuan kelengkapan lain, termasuk bantuan jangkar untuk memaksimalkan operasional perahu dengan panjang 7 x 1,8 meter itu.
Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe, mengatakan, ada makna yang terkandung di dalam bantuan yang diberikan CCP IFAD kepada Parepare. Untuk mendapatkan bantuan tersebut, kata Taufan, tidak mudah. “Ada indikator-indikator yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah,” ujarnya.
Pemkot punya kewajiban moral meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Karena itu, setiap waktu dia terus berupaya mendapatkan dukungan dan bantuan dari berbagai pihak, termasuk dari CCDP IFAD.
Taufan mengungkap obsesinya untuk mengembangkan kawasan Tonrangeng. Dalam waktu kata dia, segera hadir Tonrangeng River Side sebagai pusat jajanan tradisional terbesar di utara Sulsel.
Di daerah ini juga akan segera dibangun jembatan layang yang menghubungkan jalan poros Makassar-Parepare dengan Rumah Sakit Umum Tipe B Plus Pendidikan. Anggaran proyek ini disebutkan Taufan mencapai kurang lebih Rp25 miliar.
Khusus Tonrangeng River Side, kata Taufan, akan dilengkapi sarana publik yang memungkinkan masyarakat melepas kepenatan dan menikmati kuliner tradisional. “Saya mau Sungai Karajae ini terjual. Kita akan bangun di tengah-nantinya tengahnya restoran terapung. Kita akan jadikan ikon baru Parepare,” tegasnya.
“Kini produksi perikanan Parepare setiap tahunnya terus meningkat. Apa bila ini mampu kita jaga, kondisi kelautan kita kita pelihara dengan baik, maka tentu peningkatan kesejahteraan melayan kita juga mampu ditingkatkan,” katanya. (smr/C)
Nelayan Parepare Dapat Bantuan Perahu
×

