JAKARTA, BKM — PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN telah menggelar pameran properti virtual Indonesia Property Expo Virtual 4D. Selama gelaran tersebut, tercatat lebih dari 2 juta orang mengunjungi laman IPEX untuk menemukan properti idaman.
Tidak hanya itu, BTN juga menggaet sekitar 3.000 pemohon KPR. Dari angka tersebut, sekitar 95 persen di antaranya adalah pemohon KPR Non Subsidi.
”Dengan adanya pandemi Covid-19, masyarakat kini makin melek dengan digitalisasi. Sehingga animo masyarakat terhadap IPEX Virtual perdana tinggi. Ini adalah sebuah inovasi baru yang dilakukan BTN di tengah pandemi untuk tetap melayani kebutuhan masyarakat akan rumah yang diselenggarakan secara virtual dengan layanan KPR online yang disiapkan BTN,” kata Direktur Consumer and Commercial Lending BTN, Hirwandi Gafar dalam keterangan tertulisnya, Kamis (22/10).
Dari total pengunjung IPEX, sebanyak 40 persen adalah konsumen yang berminat terhadap rumah dengan harga kisaran Rp300 juta hingga Rp600 juta. Sementara 29 persen pengunjung mencari rumah murah dengan harga Rp100 juta hingga Rp300 juta.
Adapun masing-masing 12 persen mencari rumah dikisaran harga Rp300 juta sampai Rp600 juta dan Rp600 juta hingga Rp1 miliar. Sedangkan 7 persen sisanya adalah pengunjung yang berminat atas hunian dengan harga di atas Rp1 miliar.
Sementara dari sisi lokasi, pengunjung IPEX Virtual 4D paling banyak mencari properti di Kawasan Tangerang dengan jumlah sebanyak 27 persen, Bekasi 25 persen, Bogor 24 persen, Depok 14 persen, sisanya tersebar ke seluruh Indonesia.
Rumah kelas menengah dengan harga di atas Rp 300 juta masih mendominasi pembelian hunian. Kemampuan finansial masyarakat masih mencukupi untuk membeli rumah dengan harga di atas Rp300 juta.
”Sementara wilayah yang mereka lebih sukai adalah di kawasan sub urban yang lebih terjangkau harganya,” terang Hirwandi.
(int)
BTN Jaring 3.000 Pemohon KPR
×

