MAKALE, BKM — Kapolres Tator AKBP Sarly Sollu menegaskan tak akan segan menindak tegas para pelaku penyebar berita bohong (hoaks). Berita bohong dapat mengganggu situasi Kantibmas kondusif.
Menurut Kapolres menjelang Pilkada berita hoaks terus menghiasi jagad maya facebook, watshap dan twiter. Pilkada yang tinggal 31 hari lagi, media sebagai mitra polisi diminta menghindari berita hoaks (bohong) sebab potensi menimbulkan kerawanan.
”Saya tidak segan bertindak tegas jika ada yang menyiarkan, dan bikin berita hoax, sebab wujudkankan pilkada Tana Toraja kondusif, aman damai, dan terkendali tugas bersama, terang Sarly Sollu, didampingi Pjs Bupati Tana Toraja Asri Sahrun Said, kepada awak media, Senin (9/11).
Media sebagai garda terdepan stabilitas informasi sehat dan nyaman ditelinga, segera dicounter dan klarifikasi jika ada berita dan informasi bohong arahkan ke pemberitaan yang positif.
Pjs Bupati Tana Toraja, Asri Sahrun Said, salut dan apresiasi itikad Kapolres tidak pernah capek terus berbuat Tana Toraja maju diatas Kantibmas yang terkendali. (gus/C)
Tindak Penyebar Berita Bohong
×

