GOWA, BKM — Sebagai wilayah yang menjadi sasaran kunjungan wisata, Pemerintah Kecamatan Tinggimoncong terus mengimbau warganya untuk disiplin 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak).
Di hari biasa saja, pemerintah kecamatan ini intens mengimbau warga. Apalagi diwaktu-waktu akhir pekan. Dimana wisatawan lokal mengalir untuk liburan di Malino sebagai ibukota Kecamatan Tinggimoncong.
”Malino ini dari tahun ke tahun bahkan dari setiap akhir pekan itu selalu ramai kunjungan wisatawan dari berbagai penjuru Sulsel. Nah, karena kita ini sasaran kunjungan atau sasaran kedatangan banyak orang dari luar Gowa, maka tentu ada satu kehati-hatian dimasa pandemi Covid-19 ini. Saya imbau warga di sini (Malino dan sekitarnya), apalagi sebagai pelaku usaha atau pemilik homestay atau penjaga tempat wisata ataupun penjual makanan agar selalu disiplin pakai masker. Jangan sekali-sekalipun melepaskan masker anda ketika melayani tamu-tamu yang datang. Sebab kita tidak tahu mereka OTG (orang tanpa gejala). Karena itu, mari menjaga diri,” kata Camat Tinggimoncong, Iis Nurismi didampingi Sekretaris Kecamatan Tinggimoncong, Al Ashar, di Malino, Minggu (8/11).
Selain memberikan imbauan untuk warganya, Iis juga rutin menyambangi tempat-tempat wisata seperti hutan pinus, lokasi air terjun, kampung-kampung wisata serta lokasi-lokasi spot foto yang saat ini bertebaran di Tinggimoncong. Upayanya menyambangi sejumlah lokasi itu juga dilakukan guna mengakrabi seluruh wilayah Tinggimoncong dengan segala potensi yang dimiliki.
”Saya kan baru menjabat camat di Tinggimoncong. Jadi saya harus tahu seluruh potensi alam wilayah kerja saya. Dan itu wajib. Termasuk wajibnya saya mengimbau seluruh masyarakat untuk disiplin 3M ini. Semoga jika kita disiplin, maka Covid-19 tidak hinggap di Malino, di Gowa bahkan hilang selamanya di Sulsel dan Indonesia,” tambah mantan Sekcam Bontomarannu ini. (sar)

