SIDRAP, BKM — Keresahan peternak ayam ras atau ayam petelur, khususnya di wilayah Sulselbar terkait mahalnya harga jagung yang ikut diperparah akibat terjadinya kelangkaan dipasaran umum, sedikit bisa bernafas lega. Pasalnya, jagung subsidi pemerintah akan terealisasi pada pekan ini.
Kepala Divisi Regional (Kadivre) Bulog Sulselbar, Abd Muis, S Ali yang dihubungi melalui telepon selularnya, Senin kemarin mengatakan, pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang mempercayakan kepada Bulog sebagai importir tunggal terhadap jagung itu, akan segera teratasi.
Menurutnya, jatah jagung yang diberikan untu wilayah Sulselbar sebesar 10 ribu ton hingga kondisi harga jagung kembali normal, baik harga maupun kelangkaan bahan pokok itu, sehingga para peternak yang merasakan dampak keresahan itu akan segera teratasi.
Semenatara itu, salah seorang peternak ayam ras didaerah ini, H Jama yang ditemui di Tanete, Desa Allakuang, Kecamatan, Maritengngae, Sidrap, kemarin mengatakan, kebutuhan akan jagung bagi kurang lebih 3 juta populasi ternak ayam ras didaerah ini sangat mendesak untuk diadakan.
“Untuk menyelamatkan usaha peternak dari kerugian yang terancam gulung tikar akibat mahalnya dan langkanya jagung yang telah berlangsung sejak beberapa bulan terakhir ini, kepedulian pemerintah sangat dibutuhkan secepatnya menyalurkan jagung subsidi dengan harga yang terjangkau,”harap H Jama yang saat ini sudah memiliki populasi ternak kurang lebih 50 ribu ekor. (ady/C)
Jagung Subsidi Didistribusikan
×

