TAKALAR, BKM — Puluhan orang yang mengatasnamakan dirinya Aliansi Keluarga Anggota DPRD, H Sudirman Narang dan Hj Mawar Sangnging mendatangi kantor DPRD Takalar, Selasa (9/2).
Mereka mendesak pimpinan DPRD Takalar untuk membatalkan proses pergantian antar waktu (PAW) kedua legislator tersebut. Mereka menilai, PAW dinilai tidak sesuai aturan dan dianggap cacat hukum.
“Adanya surat keputusan dari Gubernur tanpa melalui jalur Bupati Takalar tentunya sangat menyalahi proses dan bisa saja SK Gubernur tersebut cacat hukum,” tegas Musafir selaku Koordinator Aksi.
Massa yang silih berganti berorasi di depan kantor DPRD Takalar juga memasang spanduk sepanjang 30 meter bertuliskan penolakan pergantian antar waktu yang rencananya akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.
“Kami Aliansi Keluarga Sudirman Narang dan Mawar Sangnging menolak keras PAW yang akan dilaksanakan oleh DPRD Takalar, karena proses PAW yang dilaksanakan sudah tidak sesuai tata tertib DPRD. Harusnya anggota Dewan bisa diberhentikan ketika yang bersangkutan telah meninggal dunia, mengundurkan diri dan tidak melaksanakan tugas secara berkelanjutan,” teriak Musafir dalam orasinya.
Unjuk rasa berjalan aman dan tertib serta mendapat pengawalan puluhan personil Polres Takalar. Setelah bernegosiasi dengan aparat, sebanyak 15 perwakilan unjuk rasa diterima oleh Ketua DPRD Takalar.
Usai menerima perwakilan unjuk rasa, Ketua DPRD Takalar, HM Jabir Bonto yang dimintai konfirmasinya terkait tuntutan para demonstran tetap ngotot untuk melakukan PAW. Dia mengatakan, bahwa proses PAW wajib dilakukan berdasarkan terbitnya SK Gubernur.
“Kami sudah bekerja sesuai aturan dan mekanisme perundang-undangan tentang proses PAW dua legislator PKPI dan PAW harus dilakukan sesuai SK Gubernur yang diterbitkan pada Selasa 9 Februari,” tegasnya.
HM Jabir Bonto sendiri mengaku belum bisa memastikan jadwal pelaksanaan PAW. Meski demikian, pihaknya merasa perlu mempertimbangkan kembali jadwal PAW. Namun yang pasti, kata dia, kedua legislator tersebut diapstikan tidak lagi menerima gaji dan tunjangan sejak Februari ini.
“Kita masih perimbangkan kapan jadwal PAW mereka. Yang jelas mulai Februari keduanya sudah tidak terima gaji dan tunjangan,” tegas HM Jabir. (ari-ril/c)
HM Jabir Ngotot PAW Legislator PKPI
×

