MAROS, BKM — Untuk memudahkan penerimaan aspirasi atau pertemuan di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maros, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tengah melakukan pembangunan ruang rapat komisi.
Sekretaris dewan (Sekwan), Noralim, mengatakan bangunan gedung di kantor DPRD Maros diperuntukkan ruang rapat komisi dan pertemuan lainnya.
Diakui, bangunan ini sengaja dibuat agar lebih memudahkan ketika ada rapat komisi, rapat dengar pendapat serta pertemuan lainnya.
”Biasa kalau ada penyampaian aspirasi juga butuh ruangan yang memadai. Karena biasa yang datang bisa sampai puluhan orang. Makanya, dibuatkan gedung ini,” katanya.
Diakui Noralim, selama ini ketika ada RDP atau pertemuan ruangan yang digunakan hanya ruang rapat Ketua DPRD Maros atau kadang di ruang rapat paripurna.
”Biasa kalau ada rapat yang digunakan ruang rapat paripurna dan ruangan ketua DPRD. Sehingga kita buat ini supaya lebih memudahkan warga yang datang,” ungkapnya.
Secara terpisah, Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Kabupaten Maros, Muetazim, menjelaskan,gedung yang dibangun ini untuk ruang rapat.
”Ini gedung untuk rapat komisi dan pertemuan. Sudah dibangun sejak bulan Juli sampai Desember tahun 2020,” jelasnya.
Lebih lanjut Muetazim mengatakan, bangunan dua lantai ini menelan anggaran sekitar Rp3 miliar. ”Anggarannya itu sekitar Rp3 miliar untuk bangunan dua lantai,” katanya.
Gedung yang dikerjakan PT Multi Karya Nabila ini ditargetkan infrastrukturnya sudah rampung tahun ini. ”Bangunannya ditargetkan selesai tahun ini. Untuk tahun 2021 rencananya kalau sudah rampung dilanjutkan interior dan mobilernya,” paparnya. (ari/c)

