PINRANG, BKM — Seorang nelayan La Sangnging (40) ditemukan dalam kondisi lemas setelah terapung di laut lepas bibir pantai di Ujung Tape Kelurahan Pallameang selama dua hari sejak Jumat (18/12).
Korban ditemukan pada Minggu (20/12) pagi oleh nelayan lainnya Dg Kulle dan Herman keduanya warga Pinrang.
Peristiwa berawal ketika pihak keluarga korban melaporkan Sangnging hilang sejak turun melaut pada Jumat (18/12) sekitar pukul O5.30 Wita. Berangkat dari rumahnya menuju ke laut di Kabupaten Polman sebagai pekerjaan sehari-harinya seorang nelayan. Saat sedang melaut cuaca ekstrim dan ombak merusak perahu dan terbalik. Kondisi perahu korban yang hanya sendiri melaut hancur di hantam ombak.
Sangnging hanyut terseret arus dan ombak dan dinyatakan hilang oleh pihak keluarganya karena sudah tiga hari dua malam tidak kembali ke rumah. Keluarga korban menghubungi tim SAR melakukan pencarian tapi hasilnya nihil.
Pada Minggu pagi Dg Kulle bersama adiknya Herman berangkat melaut untuk mencari ikan. Dalam perjalanan tiba-tiba melihat mirip orang sedang melambaikan tangan meminta pertolongan dan kemudian saksi menghampirinya dan langsung menolong korban dalam keadaan lemas. Keduanya langsung menolong korban.
Aparat Polsek, Koramil dan Puskesmas langsung ke lokasi untuk menjemput korban. Keluarga korban bersama tim SAR Kabupaten Polman menjemput korban di Puskesmas Mattombong lalu di dirujuk menuju Kabupaten Polman menggunakan mobil ambulance Bank SulselBar.
“Tuhan maha pengasih, suamiku kesi ditemukan masih hidup. ‘Syukkuruka maraja Lao Puang Allah Ta’ala,”ucap Idemma tak henti-hentinya merasa bersyukur, saat menjemput suaminya di Pinrang. (ady/D)
Dua Hari Hilang Warga Polman Ditemukan Lemas
×

