pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Masih Ada Warga Langgar Pembatasan Jam Malam

MAKASSAR, BKM– Pemerintah Kota Makassar melakukan pembatasan jam operasional tempat usaha dan penutupan pusat keramaian.

Pembatasan aktifitas tempat usaha tersebut berlaku sejak Kamis 24 Desember 2020 sampai 3 Januari 2021 memdatang.
Pemkot memberlakukan jam malam ini sebagai salah satu upaya pencegahan dan pengendalian covid-19 yang semakin meningkat penularannya di Kota Makassar.
Sudah tiga hari berlaku hampir sebagian besar tempat usaha mengikuti aturan yang diberlakukan Pemkot Makassar tersebut.
Pada Sabtu (27/12) malam, berdasarkan pantauan BKM, sejumlah jalan utama cukup sepi. Di Jalan Cendrawasih misalnya. Tempat usaha, seperti apotik, mini market, toko ponsel, dan tempat makan sudah tutup. Kecuali sejumlah warung tenda penjual sari laut dan bakso yang masih berjualan.
Kondisi yang sama juga terlihat di sepanjang Jalan Rappocini. Toko ponsel yang biasanya ramai dan karyawannya turun sampai ke jalan menawarkan produknya, tidak terlihat.
Sejumlah mal juga demikian. Seperti MTC, Karebosi Link, Mal Panakkukang, dan lainnya, sebelum pukul 19.00 wita sudah menghentikan aktifitasnya.
Namun sayang, di beberapa tempat nongkrong, seperti Anjungan Pantai Losari, masih saja ada warga yang berkunjung. Padahal Pemkot Makassar sudah memasang spanduk larangan namun tidak diindahkan.
Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Keamanan Satpol PP Makassar, Pagar Alam mengaku tak habis pikir. Padahal di situ sudah tertulis banyak imbauan. “Dan alasannya itu mereka tidak tahu,” kata Pagar Alam.
Penjagaan di area Anjungan pun akan diperketat. Hasil evaluasi memaksa tim Satpol PP untuk memperketat area Anjungan Pantai Losari.
Personel ditambahkan untuk siaga. Kata Pagar Alam, anak buahnya itu akan bersikap lebih tegas. Pasalnya, jika terlalu banyak kelonggaran ini bisa memicu warga untuk datang semaunya.
Apalagi sepakan ke depan sudah malam pergantian tahun. Dan Anjungan selalu jadi spot utama di Makassar di setiap malam pergantian tahun.
“Kita akan lebih tegas lagi. Kita akan bekerja lebih keras lagi. Kami juga minta warga untuk bersabar. Sebab ini demi kebaikan kita semua,” terang dia.
Sementara itu, Illang, warta Tamalate pemilik jualan makanan di Lapangan Hertasning mengaku tidak mengetahui adanya pembatasan aktifitas berjualan di malam hari.”Saya tidak tahu pak ada larangan. Mestinya kami diberitahu dulu,”singkatnya.(rhm)



×


Masih Ada Warga Langgar Pembatasan Jam Malam

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar