BARRU, BKM — Bupati Barru Suardi Saleh memimpin rapat koordinasi (Rakor) terkait penangananan pencegahan penularan virus Covid-19 di Kantor Bupati, Selasa (29/12).
Pelaksanaan rakor menyikapi lonjakan kasus terkonfirmasi covid-19 yang terjadi pasca pilkada 9 Desember lalu. Suardi ingin mendengarkan langsung laporan Sekkab sekaligus sebagai Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Barru, Abustan AB.
Menurut Suardi diperlukan Rakor untuk mengantisipasi peningkatan masif dari pertambahan warga terpapar covid-19.
Sekretaris Satgas Covid-19 Barru, Abustan melaporkan jumlah kasus Covid- 19 saat ini sudah mencapai 103 orang. Bahkan hari ini, Senin(28/12) Satgas masih menunggu hasil swab dari 100 orang warga.
Kondisi tersebut sangat memprihatinkan, sehingga Pemkab terus mengambil langkah agar tidak lagi memunculkan klaster baru.
Rakor dihadiri Kapolres Barru AKBP Liliek Tribhawono , Dandim 1405 Mallusetasi Letkol Czi Arianto Wibowo.
Sekretaris Satgas Abustan menyatakan tingginya angka penularan virus Covid-19 di Barru, bahkan dia menyebutkan kasus kali ini yang paling tinggi sepanjang adanya penyakit Covid- 19.
Suardi meminta semua pihak terlibat dan berkoordinasi agar langkah-langkah penanganan berjalan baik. Demikian pula jelang tahun baru berdasarkan surat edaran. Cafe, Warkop, tempat hiburan sebelumnya hanya sampai pukul 17.00, kini sampai pukul 10.00 wita agar kegiatan perekonomian masyarakat bisa juga jalan.
Posko Covid akan dibuka kembali secara berintegrasi atau sekaligus posko bencana alam dibawa kendali BPBD Barru.
Sementara Kapolres Barru AKBP Liliek Tribhawono meminta koordinasi tetap dijaga dengan, seperti dari rumah sakit. ”Jangan nanti ada masalah baru berkoordinasi,” ujar Liliek. (udi/C)
Suardi Pimpin Rakor Penanganan Covid-19
×

