PAREPARE, BKM — Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Parepare H Muh Anzar mengintruksikan anggotanya untuk jaga jarak selama menjalankan tugasnya di lapangan.
Selama pandemi Covid-19, Satpol PP dilibatkan dalam Tim Satgas Corona.
Kepada BKM, Rabu (13/1) Anzar mengatakan kondisi saat ini Kota Parepare penularan virus corona cukup memprihatinkan. Korban setiap hari berjatuhan. Bahkan dalam sepekan ada dua pejabat meninggal dunia usai terkonfirmasi covid-19 yakni Asisten III Pemkot Parepare dan Kajari Parepare serta beberapa warga lainnya.
“Jangan coba- coba berada dikerumunan baik saat bertugas maupun ditempat umum. Coba lihat sekarang Kepala Badan Keuangan Daerah dan Sekkot sedang mengikuti isolasi mandiri akibat terkonfirmasi positif covid-19 sekeluarga.
Menurut Anzar seluruh staf dan petugas lapangan untuk menjaga diri. Ketika bertugas tim TGTPP seperti terjadi pada saat ada orang gila mau diamankan jangan ambil resiko biarkan mereka karena ada petugas yang berwenang.
Bagi keluarga yang menggelar hajatan, Pemkot Parepare telah menyiapkan gedung untuk masyarakat melaksanakan pesta pernikahan. Satpol PP siaga 24 jam dan siap jika ada pasien covid-19 meninggal dunia diawasi dari awal meninggalnya hingga pemakaman sesuai protokol covid-19.
“Saya tidak covid-19, hanya kelelahan dalam tugas saat memasuki tahun baru 2021. Apaligi kalau ada pasien covid-19 meninggal Satpol PP mengawasi dari meninggalnya di RS sampai pemakaman dilakukan sesuai Prokes yang selama sepekan ini jumlahnya meningkat,” tandas Sekretaris Satpol PP Prasetiyo. (mup/C)
Kasatpol Instruksikan Jaga Jarak
×

