JENEPONTO, BKM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto menggelar rapat terbatas di ruang kerja bupati, Rabu (20/1). Rapat tersebut dipimpin langsung Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar.
Turut hadir Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Jeneponto, Syafruddin Nurdin, Forkopimda, camat se-Kabupaten Jeneponto, dan Kepala Dinas Kesehatan, Syusanti Mansyur. Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar meminta agar pelaksanaan vaksinasi ini dimapping secara baik dan benar dengan menentukan waktu dan tempatnya.
”Saya meminta kepada seluruh camat agar nantinya menjadi orang pertama yang divaksin dalam wilayahnya masing-masing,” ujar Iksan Iskandar.
Bupati Iksan Iskandar berharap kepada Kapolres serta Dandim untuk mengawal semua proses pelaksanaan vaksinasi. Dalam rapat tersebut juga disampaikan, kuota vaksin Kabupaten Jeneponto sebanyak 2.800 yang nantinya diperuntukkan kepada dokter, bidan, perawat, TNI, Polri, serta tenaga kesehatan lainnya (farmasi, gizi, Kesmas).
Vaksin ini tidak diperuntukkan wanita hamil dan menyusui, penyintas Covid-19 serta orang yang sedang sakit. Sebelum menutup rapat, bupati meminta kepada seluruh camat se-Kabupaten Jeneponto, agar menjadi garda terdepan dalam proses vaksin di tingkat kecamatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto, Syusanti Mansur, mengatakan, ada beberapa hal yang menjadi tujuan diadakannya vaksinasi ini. Di antaranya menurunkan kesakitan dan kematian akibat Covid-19, tercapainya kekebalan kelompok (hard immunity), memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh, dan meminimalisir dampak sosial ekonomi akibat pandemi. (krk/c)
Camat Garda Terdepan Vaksin Covid-19
×

