pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Andi Ina Kartika Minta Warga Jangan Takut Divaksin

BARRU, BKM–Pelaksanaan vaksinasi diyakini mampu menekan laju penyebaran Covid-19. Itulah sebabnya warga diminta agar tidak takut divaksin.
Hal tersebtu disampaikan Ketua DPRD Provinsi Sulsel Andi Ina Kartika Sari saat bertemu konstituennya di kelurahan Sumpang Binangae kecamatan Barru Kabupaten Barru, Sabtu(30/1).
Andi Ina Kartika Sari pulang kampung ke Barru dalam rangka mensosialisasikan peraturan daerah (Perda) Nomor 7 tahun 2019 tentang pemberdayaan koperasi dan usaha kecil.
Menurut Andi Ina, vaksin sinovac sudah diuji klinis oleh BPOM dan memperoleh label halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) sehingga tidak usah diragukan lagi.
“Vaksin sinovac sendiri sudah disuntikkan ke Presiden RI, Joko Widodo dan saya sebagai wakil rakyat, juga sudah dua kali divaksin dan dalam waktu yang tidak lama, juga akan disuntikkan kepada masyarakat,” kata Andi Ina yang juga bendahara DPD I Golkar Sulsel ini.
Menurutnya, orang tidak serta merta juga divaksin karena lebih awal harus menjalani proses screening dengan menjawab sedikitnya 15 pertanyaan terkait kondisi kesehatan diri kita.
“Saya sudah menjalani proses dua kali vaksin dan alhamdulillah berjalan lancar serta tidak ada efek samping yang kami alami. Semua berjalan lancar dan saya tetap dalam kondisi sehat,” urainya.
Masyarakat perlu diedukasi agar tidak takut divaksin karena hanya vaksin yang bisa mempercepat putusnya mata rantai penyebaran covid-19.
Plt Ketua DPD Partai Golkar Barru itu,juga menepis isu yang beredar dimasyarakat bahwa vaksin covid-19 itu bisa membuat orang cacat bahkan mematikan.
“Makanya saya tegaskan bahwa divaksin itu aman dan yang menyatakan berbahaya itu tidak benar. Saya sudah buktikan dengan dua kali vaksin, alhamdulillah masih dalam kondisi sehat,” tandasnya. (udi/rif/c)




×


Andi Ina Kartika Minta Warga Jangan Takut Divaksin

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar