pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

RDP BLT-DD Komisi I Berujung Ricuh

BARRU, BKM — Rapat dengar pendapat (RDP) Komisi I DPRD Barru yang dipimpin Mursalim Abdullah, Rabu (3/2) bersama Kades Cilellang dan warga di ruang rapat Gedung DPRD, berlangsung santai.
Tapi saat memasuki akhir rapat, suasana tiba-tiba memanas, setelah terjadi perdebatan antara anggota Komisi I Syamsuddin Muhiddin dengan Kades Cilellang H Rudi Hartono.
ASyamsuddin memulai pembicaraan menyatakan seorang pemimpin seperti Kades harus menjaga stabilitas pemerintahan desa.
“Tapi kalau begini kondisinya, ada warga yang tidak mengetahui apa alasan sehingga namanya diganti sebagai penerima bantuan langsung tunai (BLT) dari dana desa( DD). Ini berpotensi menimbulkan instabilitas,” ujar Syamsuddin.
Suasana tegang pun tak terhindarkan ketika Syamsuddin mengajukan pertanyaan lagi kepada sang Kades bagaimana dengan warga yang dicoret apakah bisa kembali didaftar namanya sebagai penerima BLT-DD.
Suara kades mulai meninggi. Siapa yang bisa bertanggungjawab kalau data penerima diubah sedangkan yang terdaftar namanya telah diapload ke pusat.
Para pendamping warga desa ilellang pun ikut bersitegang, lalu berteriak bahwa kades ini memang bertindak sepihak dengan begitu mudahnya mengganti nama warga sebagai penerima.
Beberapa pendamping berteriak secara bergantian menunjuk pimpinan sidang Mursalim Abdullah yang juga ketua Komisi I dan kades Cilellang. Pendamping warga seperti Abdul Malik, Muhammad Adil dan beberapa orang lainnya menunjuk-nunjuk pimpinan sidang dan kades Cilellang.
Melihat situasi bertambah tegang. Pimpinan sidang Mursalim Abdullah mengusir Abdul Malik untuk meninggalkan ruang rapat. Hanya saja langkah tidak meredakan suasana.
Camat Mallusetasi yang ikut mendampingi Kades Cilellang beberapa kali berusaha menenangkan peserta RDP, namun tetap saja suasana menjadi gaduh.
Apalagi saat itu Malik dan Adil kembali masuk lagi ke area ruang rapat berteriak bahwa sebagian anggota dewan tidak menghargai aspirasi warga yang dicoret namanya.
Suasana tegang akhirnya mereda saat Mursalim meminta maaf dan diterima perwakilan warga karena masih ada RDP lanjutan.
(udi/C).



×


RDP BLT-DD Komisi I Berujung Ricuh

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar