MAKASSAR, BKM–Partai Demokrat baru saja diterpa isu kudeta atau kongres luar biasa (KLB) dari oknum yang ingin merebut kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dari kursi ketua umum Dewan Pimpinan Pusaat (DPP).
Khusus Sulsel, Demokrat juga tengah mempersiapkan agenda musyawarah daerah (musda) untuk memilih ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) masa bakti 2021-2025.
Dasar inilah yang membuat Partai Demokrat Sulsel bergerak cepat dengan menggelar rapat koordinasi daerah (Rakorda) di Grand Claro Hotel Makassar, Rabu (17/2).
Rakorda dihadiri seluruh pimpinan dan anggota Fraksi Demokrat se-Sulsel, pengurus DPD dan DPC
Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan Ni’matullah Erbe dalam arahannya meminta agar seluruh pengurus partai dan fraksi menolak adanya isu KLB Partai Demokrat untuk menggantikan AHY.
Ni’matullah Erbe yang juga Wakil Ketua DPRD Sulsel ini menginstruksikan kepada seluruh pengurus dan kader Demokrat agar tidak melayani siapapun orang-orang yang datang dan berkomunikasi tentang KLB.
Bahkan, dengan tegas Ulla-panggilan akrab Ni’matullah Erbe menginstruksikan agar seluruh pengurus DPC, Fraksi Demokrat dan juga pengurus DPD untuk mengusir siapapun orang yang berbicara soal KLB.
“Kalau ada orang, siapapun itu yang bicara KLB, saya instruksikan kepada Ketua DPC, pengurus DPC, pengurus DPD, dan Fraksi Demokrat, usir orang itu,”pintanya.
Menurutnya, sikap tegas Demokrat Sulsel ini tidak lagi dalam tahap basa basi, karena selama ini pihaknya sudah cukup diam terhadap orang-orang yang datang untuk berbicara soal KLB.
“Sampai hari ini sejumlah oknum-oknum masih bergerilya untuk melaksanakan KLB. Target selanjutnya mereka, KLB tetap dilaksanakan dengan menghadirkan perwakilan yang tidak legal,” jelasnya.
Dalam Rakorda yang bertajuk Partai Demokrat Sulsel Tolak KLB itu, Ulla menyampaikan ketegasan Demokrat Sulsel menolak KLB yakni dengan telah menyampaikan surat dukungan kepada AHY sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.
Pada kesempatan itu, Ulla juga menginstruksikan kepada seluruh kader dan pengurus Demokrat untuk tidak lagi membahas musda Demokrat Sulsel.
“Tentang musda tolong agak bersabar mulai hari ini tidak ada lagi pembicaraan tentang musda. Kita fokus pada persoalan KLB. Kalau ada yang mau bertanya atau bicara tentang musda jangan dilayani. Tempatnya bertanya hanya satu pintu hanya pada saya. Jadi untuk sementara musda tidak ada jadwalnya. Kita cooling down dulu,” lanjutnya.
Ulla menegaskan, instruksinya untuk tidak membahas musda bukan untuk menghalangi siapapun yang ingin maju, namun karena Demokrat saat ini sedang mengalami kondisi yang tidak biasa terkait dengan adanya isu KLB. (rif)
Demokrat Sulsel Perkuat Soliditas Untuk AHY
Ulla: Tolak Kader Yang Bicara KLB
×

