TAKALAR, BKM — Pejabat dan elemen masyarakat lainnya yang ada di daerah ini untuk berhati hati mengelola uang rakyat. Bagaimana tidak, paskaKejaksaan Negeri Takalar dijabat mantan Kasipenum Kajati Sulsel, Salahuddin, beberapa kasus yang nyaris tenggelam pemeriksaan kini kembali dibuka. Seperti dugaan korupsi alat kesehatan (Alkes) laboratorium Rumah Sakit H Padjonga Daeng Ngalle.
Bahkan saking tegasnya menuntaskan sejumlah kasus dugaan korupsi, Kepala Kejaksaan Negeri Takalar, Salahuddin mengingatkan anggotanya untuk tidak bermain-main dalam penegakan hukum perkara korupsi.
”Khusus untuk perkara korupsi yang ditangani anggota saya saat ini, jangan ada belas kasihan. Jika sudah dalam tahap penyidikan segera tetapkan tersangkanya. Dan semua dokumen perkara kasus harus segera dituntaskan. Termasuk kasus dugaan korupsi Alkes rumah sakit,” beber Salahuddin, akhir pekan kemarin.
Salahuddin juga meminta kepada semua anggotanya agar mengusut semua perkara korupsi yang dilaporkan elemen masyarakat sampai tuntas. ”Semua perkara korupsi harus tuntas sampai ke akar-akarnya. Kami persilakan teman-teman LSM untuk melapor bila menemukan ada indikasi korupsi di OPD manapun itu,” tandas Salahuddin.
Dia juga memberikan ultimatum kepada seluruh bawahannya agar tidak ada permainan dan intervensi dalam penanganan perkara korupsi. Diketahui, beberapa hari lalu lima orang mantan direktur rumah sakit H Padjonga Daeng Ngalle diperiksa marathon oleh tim penyidik tindak pidana khusus terkait kasus dugaan korupsi alkes yang dinilai kerugian negara mencapai ratusan juta rupiah. (ira/b)
Kajari Takalar Janji Tuntaskan Sejumlah Kasus Mandek
×

