MALILI, BKM — Guna mengoptimalkan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Luwu Timur dan dokumen Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2021, Pemkab melaksanakan pelatihan penyusunan RPJMD dan Renstra yang di pusatkan di Hotel Santika Makassar, Senin (29/3). Pelatihan dibuka Wabup Luwu Timur, H. Budiman didampingi Sekkab H Bahri Suli.
Wabup mengingatkan agar aparat perencana OPD memanfaatkan pelatihan penyusunan RPJMD dan Renstra ini dengan baik. Menurutnya, dengan dukungan tim dari P2KP Unhas, dokumen perencanaan ini diharapkan dapat berjalan selaras antara program OPD dengan visi misi kepala daerah terpilih.
Salah satu contoh program prioritas yang akan dijalankan yakni program Rp. 1 Miliar perdesa dalam bentuk bantuan keuangan diluar dana desa. Bantuan keuangan desa diharapkan dapat meningkatkan infrastruktur desa seperti jalan tani, irigasi desa dan prasarana lainnya. Sehingga perlu ada regulasi yang mengatur implementasi program tersebut.
Kepala P2KP Unhas, Prof Dr Sangkala mengatakan PKP2 Unhas bisa menjadi mitra pemerintah daerah mendukung peningkatan kualitas SDM Aparatur.
“Kami siap bermitra dengan Pemerintah daerah, tidak hanya pada RPJMD dan Renstra bahkan bisa sampai pada penataan birokrasi yang efektif dan efisien,” jelasnya.
Kepala BKPSDM, Kamal Rasyid dalam laporannya mengatakan, pelatihan ini untuk meningkatkan kapasitas perencana OPD. Sesuai aturan, setelah Pilkada, paling lambat tiga bulan harus menyusun dokumen RPJMD yang menjadi pedoman OPD untuk menyusun Renstra. (rls)
OPD Lutim Gelar Pelatihan Penyusunan RPJMD
×

