pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Ngamuk Anak Ditangkap, Ayah Tewas Ditembak

BANTAENG, BKM — Peristiwa tragis menimpa salah satu anggota keluarga di Senea, Desa Bonto Tallasa, Kecamatan Uluere, Rabu (31/3) malam. Maudu (45), tewas setelah ditembak petugas dari Polres Bantaeng.

Warga setempat Ambo Dodding mengatakan peristiwa tersebut terjadi saat polisi melakukan penangkapan terhadap tiga warga Senea yakni Y, N dan S sekira pukul 20.20 wita.
Ayahanda S, tidak terima anaknya ditangkap. Dia lalu mencoba menghalangi polisi agar putranya tidak diringkus. Tapi polisi tetap membawa S hingga membuat Maudu gelap mata. Maudu mengamuk dan terjadilah penembakan.
Dipaparkan Ambo Dodding, peluru yang ditembakkan polisi melukai dada Maudu tembus ke belakang. Seketika itu Maudu tumbang bersimbah darah. Dia lalu dilarikan ke RSUD Prof Anwar Makkatutu Bantaeng.
Dikatakan Ambo Dodding, Maudu menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit. Korban, kini sementara disemayamkan di rumah duka di kampung Senea. “Meninggal di rumah sakit tadi malam. Jenazahnya sudah ada di rumah duka”, katanya, Kamis (1/4).
Terkait kasus apa sehingga ketiganya ditangkap? Ambo yang juga aktifis LSM, mengatakan mereka ditangkap atas tuduhan kasus pencurian. Hanya saja, Maudu tidak terima karena tidak ada barang bukti. “Tidak ada barang bukti”, jelasnya.
Kasat Reskrim Polres Bantaeng, AKP Abd Haris Nicolaus, ketika dikonfirmasi terkait kasus ini, mengatakan, belum bisa memberikan keterangan. “Maaf. Saya belum bisa memberikan keterangan”, ujarnya.
Kasat beralasan, penyidik sementara menginterogasi ketiga orang tersebut. “Ketiganya sementara diinterogasi sehingga belum ada laporan lengkap. Kasus ini sementara dalam tahap penyelidikan. Tunggu besok, ya?”, pungkasnya. (wam/C)




×


Ngamuk Anak Ditangkap, Ayah Tewas Ditembak

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar