RANTEPAO, BKM — Angin kencang yang melanda wilayah Toraja Utara selama hampir satu hari pada Jumat (2/4) lalu, menimbulkan dampak kerusakan yang signifikan. Selain listrik padam beberapa bangunan milik warga juga rusak dan tumbang diterjang angin kencang.
Informasi yang diperoleh BKM di lokasi kejadian menyebutkan dampak paling berat dirasakan warga di dua lembang di Kecamatan Buntu Pepasan, Lembang Pulu-Pulu dan Lembang Rante Uma.
Di Lembang Pulu-Pulu enam unit lumbung padi (alang) milik warga, tumbang dan sebagian rusak diterjang angin. Satu unit rumah warga juga mengalami kerusakan berat di bagian atap. Beberapa lainnya mengalami kerusakan ringan.
Pohon-pohon juga tumbang, beberapa sempat menghalangi jalan, tapi sudah dibersihkan warga. Kemudian, papan nama Kampung KB yang ada di Lembang Pulu-Pulu, juga rusak,” ungkap Pdt. Christian Banna’, hamba Tuhan yang melayani di Jemaat Pulu-Pulu.
Pdt Christian menjelaskan, angin kencang melanda wilayah Lembang Pulu-Pulu sejak pagi hingga malam. Listrik juga mati sejak jam 10 tadi pagi, baru saja menyala sekarang.
Padamnya listrik berpengaruh kepada jaringan telekomunikasi sehingga warga susah menggunakan ponsel sepanjang hari tadi.
Sementara dari Lembang Rante Uma dilaporkan, satu unit lumbung padi milik keluarga Ne’ Allo di Dusun Bekang juga tumbang. (gus/C)
Lumbung-Rumah Warga Rusak Berat
×

