MAKASSAR, BKM–Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) semakin berminat untuk bergabung dengan partai bentukan Prof Dr Amien Rais yakni Partai Ummat.
Partai Ummat yang baru saja dideklarasikan sebagai partai politik pada 29 April lalu terus dilirik sejumlah tokoh, utamanya yang masih tercatat sebagai kader partai berlambang matahari kembar ini.
Sebutlah Buhari Kahar Muzdakkar yang telah diplot sebagai Ketua Majelis Pengawas Partai Ummat Sulsel.
“Otomatis banyak kader PAN yang akan bergabung, karena haluannya itu ikut sama pak Amin Rais, seperti di Sulsel sendiri hanya dua haluannya, cuma Amin Rais dan KH Djamaluddin Amin (Perintis PAN di Sulsel), yang telah memiliki visi yang sama tapi pak KH Djamaluddin Amin saat ini sudah tidak ada jadi tinggal pak Amin Rais,” tuturnya.
Buhari juga menyebutkan secara ideologis kader-kader PAN pastinya masih ada yang melekat dengan Amien Rais. “Beliau (Amien Rais) sekarang partai Ummat dan saya yakini itu, pastinya ada yang ikut, kecuali yang memiliki hitung-hitungan tersendiri, apakah dia sebagai anggota DPRD, atau keluarganya dan itu yang beda,” jelasnya.
Hanya saja, wakil Ketua DPW PAN Sulsel, Andi M Irfan AB menyampaikan sampai sejauh ini dirinya belum mendengar adanya kader PAN yang ingin membelot atau pindah ke partai Ummat. “Kami masih solid. Belum ada laporan ada yang akan gabung ke partai Ummat,”jelas Irfan AB.
Buhari mengatakan sebelum melaksanakan deklarasi secara nasional, pihaknya di tingkat provinsi melakukan deklarasi melalui zoom karena suasana saat ini masih pandemi covid-19.
“Sebelum melakukan deklarasi secara nasional, kami di seluruh Provinsi telah melakukan deklarasi lebih duluan dengan mengirim video ke DPP,”ujar Buhari.
Mantan anggota DPRD Sulsel ini menyebutkan bila Partai Ummat telah membentuk pengurus di tingkat provinsi sebelum ada arahan dari mantan pendiri PAN Amien Rais. “Di Sulsel saat ini sudah 22 yang telah terbentuk (Pengurus kabupaten/kota), karena target kita dulu bagaimana bisa mendaftar ke Kementerian Hukum dan HAM,” ujarnya.
Buhari yang pernah tercatat sebagai ketua Komisi C DPRD Sulsel menyebutkan daerah yang belum ada pengurusnya terbentuk yakni kabupaten Maros dan Tana Toraja, namun kata dia sudah ada beberapa orang yang sudah menyatakan siap untuk bergabung dengan partai Ummat.
“Kita hanya terkendala dengan calon ketua saja, karena dalam verifikasi Parpol kita harus memiliki kantor dan itu kendalanya di kabupaten. Tapi kalau orang-orang yang ingin menjadi kader saya kira banyak,” tuturnya.
Masih adanya dua daerah yang belum rampung struktur pengurusnya akan diupayakan segera rampung, agar Kementrian Hukum dan HAM bisa melakukan verifikasi dan partai Ummat disahkan sebagai Partai Politik.
“Dalam waktu dekat ini kita upayakan segera, karena ada yang kurang pede sebagai tokoh (menjadi ketua DPD), dan faktor kantor kabupaten karena itu diharuskan (saat verifikasi Parpol),” sebutnya.
Tak hanya merampungkan pengurus kabupaten, pihaknya pun membentuk pengurus hingga akar rumput, karena selain verifikasi di kementerian hukum dan HAM. Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga akan melakukan verifikasi pada tahun depan, apakah dia bersyarat sebagai peserta pemilu atau tidak.
Hal sama disampaikan ketua Partai Ummat Sulsel H Abdul Hakim yang semakin gigih membentuk struktur partai sampai ketingkat kecamatan .
“Kita saat ini sudah sampai di tingkat kecamatan, namun belum maksimal (seluruhnya), karena dari kementrian hukum dan HAM juga harus sampai di kecamatan tapi hanya 50 persen, Kabupaten 75 persen, provinsi kepengurusannya harus 100 persen. Sementar verfikasi KPU ketentuan lain dan itu harus lebih besar, harus ada KTA (Kartu Tanda Anggota),”jelas H Abd Hakim.
Duet Buhari Kahar Mudzakkar dan H Abdul Hakim dinilai dapat membesarkan partai ini di Sulsel.
Pengamat politik Unhas, Andi Lukman Irwan mengakui kehadiran Partai Ummat banyak diisi mantan kader PAN dan kader Muhammadiyah.
“Partai Ummat ini gunakan figur tokoh Muhammadiyah yang selama ini memang jadi basis PAN. Maka di sini ada ceruk kader yang akan diambil Partai Ummat,” katanya.
Adanya sosok Amien Rais di belakang pendirian Partai Ummat ini pun diproyeksi memberikan dampak yang besar. Terutama akan menggerus kekuatan PAN.
“Tokoh sentral yakni Amien Rais punya basis loyalis. Jika loyalis di daerah berhasil masuk, tentu akan semakin banyak kader yang bisa mereka rekrut,” tegasnya.
Andi Lukman menyebutkan juga kehadiran partai Ummat tak boleh dipandang sebelah mata oleh PAN maupun partai lain. Potensi partai Ummat untuk menjadi kekuatan politik baru sangat mungkin terjadi. (rif)

