pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Ganjar Pranowo Punya Kans Besar Dipilpres 2024

Muhaimin Iskandar Berikan Perhatian Sektor Pertanian

MAKASSAR, BKM–Sejumlah politisi yang disebut layak maju di pemilihan presiden (pilpres) terus mendapat apresiasi dari sejumlah kalangan, baik itu praktisi, akademisi, pengusaha maupun pengamat sosial dan politik.

Para bakal calon presiden mulai dari politisi PDIP Ganjar Pranowo, Gubernur DKI Anis Baswedan, ketua umum DPP Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, ketua umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto, ketua umum DPP PKB Muhaimin Iskandar hingga pengusaha Sandiaga Uno.
Ada yang mendapat dukungan partai, namun adapula yang tidak mendapat dukungan dari partainya.
Bahkan Ganjar Pranowo dikabarkan ditolak oleh PDIP.
Pemerhati politik dari PT Indeks Politika Indonesia Suwadi Idris Amir mengemukakan bila PDIP telah sukses mengendalikan kebijakan sejak kepemimpinan Presiden Jokowi tidak mungkin gegabah dalam mendorong capres yang minim dukungan electoral, sebab sangat beresiko menghadapi pileg dan pilpres.
Suwadi menilai, Ganjar Pranowo akan dilirik para elit parpol karna potensinya yang besar, “Ganjar selalu masuk tiga besar survei dengan electoral teratas, artinya jika PDIP mengabaikan potensi Ganjar sebagai kadernya ya tentu menguntungkan partai lain yang besar kemungkinan memberi ruang bagi Ganjar maju lewat partai selain PDIP,”ujar Suwadi.

Menurut Suwadi, ketua umum DPP PDIP Megawati itu tokoh yang rasional, terbukti dengan tegas mendorong Jokowi 2014 dan 2019 lalu dan keputusannya berbuah kesuksesan. “Dalam hal ini saya melihat Ibu Mega akan memberi ruang kepada Ganjar di pilpres 2024 jika mampu mempertahankan trend electoral nya dan mampu meyakinkan soal kesiapan biaya politik dan partai koalisi bagi PDIP”ucapnya.
Sementara itu, Ketua umum DPP PKB Muhaimin Iskandar semakin memberikan perhatian kepada sektor pertanian. Menurut Muhaimin, pertanian menjadi sektor yang relatif masih menjadi tulang punggung serapan tenaga kerja dan juga masih bisa tumbuh di tengah pandemi Covid-19. Karena itu, pemerintah diminta untuk memberikan perhatian lebih ke sektor pertanian, selain fokus di sektor manufaktur, perdagangan, ataupun jasa,”ujar ketua DPW PKB Sulsel Azhar Arsad seperti yang disampaikan Muhaimin Iskandar.
Muhaimin yang juga Wakil Ketua DPR RI ini mengatakan, sektor pertanian telah terbukti memiliki daya tahan dan menjadi penyelamat pertumbuhan perekonomian Indonesia yang tidak terkontraksi lebih dalam lagi selama pandemi Covid-19 pada tahun 2020 yang lalu maupun di Triwulan I 2021 ini.
“Terlebih lagi di beberapa daerah, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung serapan tenaga kerja, dengan didorong banyaknya migrasi pengangguran perkotaan ke desa selama pandemi yang akhirnya banyak terserap ke sektor pertanian. Selama masa pandemi Covid-19 tahun 2020 jumlah tenaga kerja sektor pertanian meningkat 2,23% dibandingkan tahun sebelumnya,”jelas Muhaimin sebagaimana rilis yang dikirim, Selasa (25/5).

Apa yang disampaikan Gus AMI-panggilan akrab Muhaimin Iskandar ini juga menjadi bagian dari sikap resmi Fraksi PKB DPR RI atas penyampaian pemerintah terhadap kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal RAPBN Tahun Anggaran 2022.
Menurut Gus AMI, Organisasi Pangan Dunia (FAO) telah memberikan peringatan terkait potensi ancaman krisis pangan dunia. Karena itu, peringatan ini harus direspons serius oleh pemerintah.
Selama ini, di sektor pertanian, beberapa komoditi pangan masih sangat tergantung pada impor. Jika pemerintah bisa memberikan perhatian lebih di sektor pertanian maka hal ini akan berdampak positif dalam upaya mengurangi ketergantungan impor bahan pangan. “Semua kekuatan harus bahu-membahu menumbuhkembangkan pertanian sebagai basis pemulihan krisis ekonomi,”tutur Gus AMI.
Menurutnya, Indonesia harus berdaulat pangan dan tidak boleh menggantungkan nasib pangan 260 juta rakyat Indonesia dari luar. Hal itu dinilai sangat berbahaya jika terjadi krisis.

Gus AMI pun mengingatkan pemikiran founding father bangsa Bung Karno dalam satu konsep Trisakti, yakni bagaimana bangsa ini bisa berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan sebagai bentuk revolusi suatu bangsa.
Mantan Ketua Umum PB PMII ini juga meminta seluruh kepala daerah untuk memiliki komitmen terhadap pengembangan inovasi industri pangan yang melibatkan para petani lokal sekaligus menjaga lingkungan hidup. “Kedepan harus ada reorientasi ekonomi baru ke sektor pertanian dan ekonomi alternatif lainnya yang menyejahterakan rakyat dan tidak merusak lingkungan,”kata Gus AMI. (rif)




×


Ganjar Pranowo Punya Kans Besar Dipilpres 2024

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar