MAKASSAR, BKM — Aparat kepolisian Polsek Manggala membubarkan pesta pernikahan serta elekton. Mereka dibubarkan lantaran dinilai mengundang kerumunan serta tak mematuhi protokol kesehatan (Prokes).
Dalam melakukan pembubaran, pihak kepolisian dengan cara bermain hati. Sehingga penyelenggara acara menerima dengan baik tindakan yang dilakukan petugas kepolisian. Pembubaran pesta pernikahan ini terjadi pada Sabtu (12/6).
Operasi pembubaran tersebut dipimpin langsung Kapolsek Manggala, Kompol Edhy Supriyady Idrus.
Menurut mantan Kasubag Humas Polrestabes Makassar ini, pihaknya sebelum turun ke lokasi lebih dulu memimpin apel kesiapan operasi yang digelarnya.
”Kami setelah apel, langsung melakukan penyesiran di sejumlah titik lokasi di wilayah hukum kami. Operasi yang digelar, yakni operasi penyakit masyarakat serta penegakan protokol kesehatan. Nah, saat operasi berlangsung di wilayah Ujung Bori, tepatnya Kompleks Mediterania Bitoa, di sana terdengar dentuman musik, tidak lain adalah elekton,” kata Kompol Edhy, Minggu (13/6).
Setiba di sana, kata Kompol Edhy, pihaknya menemui penyelenggara hajatan dengan tujuan untuk melakukan pembubaran diri dari kerumunan.
”Kami temui secara baik-baik. Dengan bermain hati agar penyelenggara acara menyambut baik permintaan kami. Alhamdulillah, mereka menyambut kami dengan baik dan mengarahkan tamunya untuk membubarkan diri serta menghentikan alat musik elekton. Mereka para tamu undangan diminta pulang ke rumahnya masing-masing,” terang Kapolsek.
Operasi protokol kesehatan intens digelar dan tentunya, kata dia, masyarakat harus disiplin protokol kesehatan. Itu dilakukan agar tidak menimbulkan klaster baru Covid-19. (ish/b)

