SIDRAP, BKM — Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Sidrap kembali ditunda setidaknya hingga dua pekan ke depan, tepatnya 20 Juli 2021 mendatang.
Padahal, Pmekab sudah mempersiapkan lebih matang pada sekolah yang akan mulai menggelar PTM mulai 7 Juli 2021, kemarin. Kebijakan penundaan mempertimbangkan trend kasus covid-19 yang meningkat di Kabupaten Sidrap akhir-akhir ini.
Keputusan penundaan PTM disepakati melalui rapat koordinasi di Ruang Sekkab Sidrap, Rabu (7/7) kemarin.
Rapat dipimpin Sekkab Sudirman Bungi dihadiri Kakan Kemenag Sidrap, Muhammad Idris Usman. Asisten Pemerintahan dan Kesra, Andi Faisal Burhanuddon, Plt. Kadis Pendidikan Sidrap, Rohady Ramadhan, Kalak BPBD, Siara Barang, Kadis Kominfo, H. Bachtiar, Kabag Hukum, Andi Kaimal, Kabag Pemerintahan, Fandy Anshari, dan Jubir Satgas Covid-19 Sidrap, Ishak Kenre.
Sekkab Sudirman Bungi mengatakan, pada dasarnya, sekolah di Sidrap telah siap mekanisme pembelajaran tatap muka.
“Namun tren kasus covid-19 yang terus meningkat memaksa penyelenggaraan pembelajaran tatap muka harus ditunda,” ujarnya.
Pemerintah akan terus memantau perkembangan covid-19 dalam menentukan pelaksanaan PTM dengan protokol kesehatan ketat.
“Kita akan lihat situasi dalam dua pekan ke depan, apakah PTM dapat dilaksanakan atau tidak. Kami berharap masyarakat memahami penundaan ini dan bersama-sama tetap menerapkan protokol kesehatan,” tandasnya.
Untuk diketahui, kasus aktif covid-19 di Kabupaten Sidrap hari ini sebanyak 58 orang, atau bertambah 17 orang dari hari sebelumnya sejak data terakhir Rabu kemarin.
Rilis Pusat Data dan Informasi Satgas Covid-19 menambahkan, dari 58 kasus aktif, 29 orang dirawat di RS, dan 29 lainnya menjalani isolasi mandiri.
Selain penambahan kasus, penundaan juga mempertimbangkan Instruksi Mendagri Nomor 15 Tahun 2021 Tentang PPKM Darurat Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali, dan Instruksi Mendagri Nomor 17 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.
Jubir Satgas Covid-19 Sidrap, Ishak Kenre menambahkan sebaran kasus Covid-19 yakni di Kecamatan Maritenggae, sembilan isolasi mandiri dan enam dirawat, Kecamatan Dua Pitue satu orang dirawat. Di Kecamatan Pitu Riawa dua orang di isolasi mandiri. Kecamatan Watang Pulu, delapan isolasi mandiri dan empat dirawat.
Sementara di Baranti isolasi mandiri tiga orang dan enam dirawat. Panca Rijang tiga orang Isolasi Mandiri, dan 12 yang dirawat, Kulo tiga orang isolasi mandiri. Satu isolasi mandiri di Watang Sidenreng.
Ishak mengimbau kepada seluruh masyarakat tidak kendor menerapkan prokes atau perilaku 5 M dengan lindungi diri dan keluarga dari Covid-19. (ady/C)

