MAKASSAR, BKM — Seorang purnawiran Polri bernama Rint Jing Paki alias Rincing (71), ditemukan meninggal di sekitar Pantai Biru atau Pantai Villa. Warga Jalan Dato Panggentungan, Kelurahan Tamarunang, Kecamagan Sumba Opu, Kabupaten Gowa, pada Rabu sore (7/6) sekitar pukul 16.00 Wita, pergi terapi laut di Pantai Biru ini.
Namun tidak lama berselang, korban Rincing sudah ditemukan warga setempat telah meninggal dunia dalam kondisi mengapung di sekitar bibir pantai itu. Kasubag Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando, membenarkan kejadian tersebut.
Dikatakan, sesuai laporan dari Polsek Tamalate, telah diperiksa beberapa saksi di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Di antaranya saksi lelaki Dg Ngola (60), warga Jalan Pantai Anging Mammiri, Kelurahan Tanjung Merdeka, Kecamatan Tamalate, dan saksi lain Surya (17), warga Jalan Pantai Anging Mammiri.
Menurut saksj Dg Ngola, awalnya korban datang di Pantai Villa Anging Mamiri sekitar pukul 15.30 Wita. Korban memakir sepeda motornya merek Honda Supra DD 4365 XT di parkiran villa milik saksi. Korban juga menyimpan barang-barang miliknya di bale-bale milik saksi. Setelah itu, korban pergi berenang di pantai.
Sementara keterangan saksi Surya mengemukakan, awalnya saksi melihat orang berkerumun di samping Pantai Villa atau Pantai Biru. Kemudian saksi langsung menuju ke lokasi yang dimaksud dan melihat korban sudah meninggal dunia.
Sekitar pukul 16.30 Wita, gabungan Piket Fungsi Polsek Tamalate dipimpin Kanit Reskrim, Iptu Sugiman tiba di TKP. Sejam kemudian atau sekitar pukul 17.35 Wita, tim Dokpol Polda Sulsel tiba di TKP dipimpin Briptu Arif. Kemuduan sekitar pukul 17.40 Wita korban dievakuasi tim Dokpol Polda Sulsel ke Rumah Sakit Bhayangkara dengan menggunakan mobil ambulance.
Kapolsek Tamalate, Kompol Ahmad Y yang dikonfirnasi BKM via telepon selulernya, membenarkan peristiwa tersebut. Dan beberapa saksi di TKP pun sudah dimintai keterangannya.Saksi mengatakan, korban tiap sore datang terapi laut di Pantai Biru hingga sore.
”Barang bukti milik korban sudah diamankan di Polsek Tamalate berupa satu unit sepeda motor merek Honda Supra warna merah putih, satu jaket loreng, dan satu buah dompet warna hitam yang berisi KTP dan SIM milik korban serta satu unit handphone (HP). Hasil pemerikaaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan penganiayaan di tubuh korban. Diduga korban tewas karena tenggelam,” jelas Kompol Ahmad Yani. (jul)

