MAKASSAR, BKM–Meski Pemilihan Walikota (Pilwali) Makassar masih lama yakni 2018, namun sejumlah partai politik sudah mulai mengelus jago dengan membangun koalisi.
Golkar mempersiapkan sejumlah kadernya diantaranya Haris Yasin Limpo dan HA Kadir Halid, sementara Partai Demokrat memiliki Syamsu Rizal dan Adi Rasyid Ali. Partai Gerindra juga lebih awal mempersiapkan dua kadernya yakni Erik Horas dan Amar Bustanul. Adapun Nasdem juga tetap menjagokan ketua DPD Nasdem Makassar Andi Rahmatikan Dewi. PKS juga tengah menyiapkan sejumlah kadernya seperti Jafar Sodding, Mudzakkir Ali Jamil dan Hasan Hamido. “PKS tentu punya kader untuk maju di Pilwali Makassar, nanti akan diukur melalui survei”ujar bendahara DPW PKS Sulsel Ariadi Arsal, Rabu (2/3).
Ketua DPD Gerindra Sulsel La Tinro La Turung juga sejak awal menyiapkan kadernya untuk Pilwali, “Gerindra sejak awal telah meminta agar dua kader Gerindra di DPRD Makassar yakni Erik Horas dan Amar dapat melakukan sosialisasi jelang Pilwali,”ujar La Tinro.
Hal berbeda untuk Partai Hanura yang mengontrol lima kursinya di DPRD Makassar karena masih dilanda perpecahan antara kubu HM Yunus yang terpilih di Muscab Hotel Phinisi dengan kubu Jalaluddin yang menggelar Muscab di sekretariat DPC Hanura Makassar.
Meski kubu Yunus tengah merampungkan struktur kepengurusan, namun kubu Jalaluddin tetap berjuang ke DPP agar menganulir Muscab yang digelar di Hotel Phinisi lantaran tak sesuai dengan AD ART Hanura. “Kami sudah rampungkan struktur kepengurusan DPC dan akan menyerahkan ke DPD,”ujar Amrrulla Jaya yang ditunjuk sebagai sekretaris DPC, Rabu (2/3).
Dalam struktur tersebut, tiga legislator Makassar yang berada dikubu Jalal tidak diakomodir yakni Shinta Mashita Molina, Jufri Pabe dan Mustaqbir Sabri alias Moses. “Yang jelas kita masih mengamodir kader-kader yang masih mau bekerja, ” jelasnya. (ita/rif)
Jelang Pilwali, Parpol Mulai Siapkan Jago
Hanura Masih Terbelah
×

