pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Reforma Agraria Redam Konflik Lahan

BARRU, BKM — Terwujudnya reforma agraria dinilai Bupati Barru Suardi Saleh sebagai solusi dalam meredam potensi konflik dari upaya penguasaan lahan orang tertentu. Penilaian ini disampaikan Bupati Barru Suardi Saleh saat membuka rapat koordinasi (Rakor) Gugus Reforma Agraria di Hotel Youtefa , Jumat (9/7)

Suardi menyampaikan rasa syukurnya karena acara Rakor dapat berjalan sesuai yang diharapkan. Dia mengingatkan agar tetap menjaga protokol kesehatan.
“Saya berharap masyarakat tetap waspada, karena kondisi daerah kita zona orange, ini adalah lompatan kasus yang terkonfirmasi positif, dua minggu lalu kita berada di zona hijau, sampai hari ini laporan Satgas Covid-19 Kabupaten mencapai 69 orang kasus.” kata Suardi.
Dia menambahkan susunan Tim Gugus Reforma Agraria Barru lengkap karena hampir semua tim OPD masuk dalam struktur, begitupun dengan terbitnya SK TIM dapat memudahkan koordinasi dengan pemangku kepentingan yang bertujuan mensejahterakan rakyat.

“Saya ingin masyarakat kecil tidak merasa dikecualikan pemerintah dibanding pengusaha besar,”ujarnya
Di Barru ini, lanjut Bupati, adanya Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA) dapat meredam semua persoalan karena
Lokasi TORA yang berasal dari kawasan hutan tersebut diarahkan untuk dapat memberikan kepastian hukum atas penguasaan tanah oleh masyarakat di dalam kawasan hutan. Selain itu, TORA dapat menjadi solusi untuk menyelesaikan sengketa dan konflik dalam kawasan hutan.
Sementara Kepala ATR dan BPN Barru, Achmad menyampaikan terima kasih kepada semua pemangku kepentingan atas dukungan sehingga rakor ini dapat terlaksana.

Ia menjelaskan, ‘Reforma Agraria’ (RA) atau ‘Agrarian Reforma’ adalah suatu penataan kembali (penataan ulang) susunan kepemilikan, penguasaan, dan penggunaan sumber-sumber agraria (terutama tanah), untuk kepentingan rakyat kecil (petani, buruh tani, dan lain-lainnya), secara menyeluruh dan komprehensif.
Untuk kabupaten Barru sesuai yang ditargetkan 3500 hektar, Sedangkan yang sudah diukur sebanyak kurang lebih 3000 hektar dari 24 lokasi, Desa Pujananting dan Bulo -Bulo akan menjadi lokasi percontohan. (udi/C)




×


Reforma Agraria Redam Konflik Lahan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link