MAKASSAR, BKM–Anggota Fraksi Golkar DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Fahruddin Rangga berharap pelaksanaan musda X Partai Golkar Takalar berlangsung aman, lancar dan tertib berdasarkan AD/ ART partai. “Musda Golkar harus berlangsung secara fair dan tidak direkayasa, kalau memang ada bakal calon yang tidak bersyarat harus disampaikan kepublik,”ujar Rangga, Sabtu (10/ 7).
Hal tersebut disampaikan Rangga usai mengambil formulir pendaftraan sebagai bakal calon ketua DPD II Partai Golkar periode mendatang.
Guna menghargai aturan dalam struktur partai serta sukses jalannya musda tersebut, Rangga mengungkapkan bahwa dirinya telah mengajukan permohonan diskresi ke DPP Partai Golkar, karena menganggap ada syarat dukungan yang tidak dapat dipenuhi.
“Kenapa saya mengajukan permohonan diskresi, karena saya menganggap ada syarat yang tidak dapat saya penuhi, yaitu, domisili yang harus dibuktikan dengan KTP,”terangnya.
Rangga juga telah meminta ijin kepada sejumlah tokoh senior Golkar atas niatnya maju di musda nanti.
“Sebagai adat ketimuran saya mengawali dengan kata tabe’ bahwa mengenai musda, dimana segala persyaratan dan aturan main yang dibuat sesuai juklak dan PO partai yang sulit dipenuhi hampir semua bakal calon adalah domisili.
“Saya selaku anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang dipersyaratkan harus berdomisili di Kota Makassar tentu ber KTP Makassar dan tidak mungkin dibolehkan memiliki 2 KTP domisili berbeda, sehingga persyaratan yang tidak dapat kami penuhi harus dengan kebijakan diskresi karena tanpa itu mustahil untuk dapat ikut berkompetisi sebagai calon, karena yang saya pahami sekalipun seluruh pemilik suara memberikan dukungan tetapi salah satu syarat tidak terpenuhi akan cacat administrasi dan masuk kategori tidak memenuhi syarat. Sehingga buat saya selaku kader tulen yang sudah 30 tahun mengabdi mulai di kader dari organisai sayap kemudian masuk ke partai bukan kodong orang baru kemarin masuk golkar apalagi kutu loncat dan selaku pengurus Golkar Sulsel tentu tidak akan gegabah dan sembrono, artinya sebagai kader harus patuh sehingga tanpa izin dan petunjuk dari pak ketua DPD I Golkar Sulsel ndak akan mungkin saya melangkah jauh, sehingga saya pada posisi wait and see.
Diketahui, selain Rangga yang telah mengambil formulir juga ada pelaksana tugas (Plt) Ketua Partai Golkar Takalar, Zulkarnain Arief.
“Sudah ada dua balon ketua Golkar yang telah ambil formulir pendaftaran, yang pasti dalam musda Golkar ini ada 16 suara yang akan diperebutkan oleh masing masing calon,”ujar ketua panitia musda X Golkar Takalar, Syamsuddin Lago. (ira/rif/c)

