MAROS, BKM — Karya seni rupa tidak hanya dilakukan para seniman besar. Namun, siswa siswi SMPN 17 Marusu ternyata juga mampu menampilkan karyanya lewat pameran kelas atau pameran sekolah. Pameran kelas atau sekolah juga merupakan kegiatan studi untuk menampilkan hasil karya siswa selama masa pandemi Covid-19.
Guru Seni Budaya SMPN 17 Marusu, Sudirman, kepada wartawan mengatakan, kegiatan pameran karya seni rupa siswa kelas IX SMPN 17 Marusu ditampilkan setiap akhir tahun pembelajaran.
Pameran karya seni siswa pada masa pandemi Covid-19 dimaksudkan untuk memperkenalkan karya-karya mereka kepada orangtua siswa serta adik adiknya yang baru masuk di SMPN 17 Marusu.
”Hasil karya ini sengaja ditampilkan di lingkungan sekolah ataupun masyarakat umum untuk dilihat, dinilai, dikagumi, atau dikritik sebagai masukan agar ke depan bisa lebih inovatif,” ujar Sudirman.
Sementara itu, Kepala SMPN 17 Marusu, Ruiyah, mengatakan kegiatan pameran karya seni di sekolah sangat penting bagi siswa. Karena mampu memberikan manfaat besar bagi mereka.
Siswa mampu menunjukkan apresiasi melalui kreativitas dibidang seni, pameran kelas atau sekolah dapat digunakan sebagai media apresiasi karena di dalamnya menampilkan berbagai jenis karya seni rupa.
Hal tersebut dapat memberikan pengetahuan siswa tentang berbagai jenis, corak, gaya, dan teknik karya seni rupa yang dipajang dalam kegiatan pameran. Kegiatan karya seni rupa bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam berkarya dan juga sebagai sarana yang strategis dalam memupuk, membina, dan mengembangkan kemampuan atau bakat siswa dalam melakukan apresiasi terhadap karya seni siswa yang dipamerkan.
”Melalui kegiatan pameran, siswa dilatih untuk memberikan tanggapan dan penilaian baik secara lisan, tertulis, maupun melalui perbuatan atau sikap.” ujar Ruiyah. (ari/c)

