SINJAI, BKM — Pengadilan Agama Kabupaten Sinjai melansir angka perceraian di daerah tersebut terbanyak karena laki-lakinya suka mabuk setelah minum-minuman keras.
Setelah mabuk seorang suami memukul istrinya karena diluar kesadaran. Pemicunya bermacam-macam dalam rumah tangga. Salah satu masalah tingkat kesejahteraan dalam berumah tangga.
” Penyebabnya karena banyak suami yang suka pukul istrinya setelah mabuk minum-minuman keras,” ujar Humas Pengadilan Agama Sinjai Abd Jabbar baru-baru ini.
Jabba menambahkan penyebab lainnya karena suami terlalu lama merantau hingga lupa kirim nafkah ke istrinya. Ada juga karena faktor hadirnya orang ketiga dan minimnya kesejahtraan dalam rumah tangga mereka.
Sedang umumnya yang cerai adalah yang berumur antara 25-45 tahun. Dengan rata-rata pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan SD.
Untuk tahun 2015 terdapat 266 orang janda dan duda dengan rincian cerai gugat 208 orang dan cerai talak 58. Sedang jumlah perkara yang ditangani oleh PA Sinjai sebanyak 333 perkara, 20 diantaranya isbat nikah dan dispensasi pernikahan 42 orang.
Sedang tahun 2014 terdapat cerai gugat 206 orang, cerai talak 54 orang atau terdapat 260 orang dan janda dan duda, jelas Humas PA Abd Jabbar.
Humas PA Agama Sinjai Abd Jabar menambahkan bahwa dari semua permasalahan tersebut diakibatkan karena kurangnya pemahaman agama. Olehnya itu diminta semua pihak termasuk pihak tokoh agama penyuluh dan mereka peribadi masing-masing untuk menyadari dan memberi pemahaman.
Sedang suami pemabuk yang digugat cerai oleh istrinya lebih banyak berasal dari daratan tinggi Sinjai seperti dari Sinjai Barat, Sinjai Selatan, Sinjai Borong, Tellulimpoe, Sinjai Tengah, Sinjai Timur sebagian dan Kecamatan Bulupoddo.
Kebiasan mabuk tersebut karena sejak masih bujang sering mabuk lalu diteruskan pasca menikah dan sudah punya anak. ” Sehingga masalah sedikit saja dalam rumah tangganya sudah meledak dan bertengkar. Kalau sudah bertengkar maka larinya ke PA.
Dari sekian kasus yang masuk ada juga sebagaian yang batal cerai dan batal menjanda dan menduda setelah dinasehati oleh hakim di PA Sinjai. (din/D)
Suka Mabuk Pemicu Perceraian di Sinjai
×

