MAROS, BKM — Bupati Maros, HAS Chaidir Syam, menyatakan, dirinya sangat mendukung berbagai kegiatan yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Maros.
”Kegiatan ini adalah hal yang sangat baik. Minggu lalu kita pelatihan keamanan di lokasi wisata kuliner. Ini semua saling berkaitan. Tentu harapan kita adalah destinasi kita bisa menjadi destinasi yang lebih menarik. Kan kita punya tempat wisata cantik, indah, tapi kalau tapi tidak aman, itu kan bahaya. Makanya, harus safety,” ujar Chaidir Syam di hadapan para peserta pelatihan peningkatan inovasi dan higienis kuliner di destinasi pariwisata, di aula Hotel Grand Town, Maros, Senin (30/8).
Chaidir melanjutkan, selain keindahan destinasi wisata, keamanan atau safety juga menjadi poin utama. Selain itu harus ada kuliner yang higienis dan inovatif.
”Hari ini kita buka kegiatan untuk inovasi dan higienis. Nah, kalau ke destinasi wisata lalu kita tak ada makanan, itu kan ribet juga. Kalau ada makanan khas yang higienis, dibuat inovasi, itu kan menarik. Misal ada lammang di lacolla, dibuatkan inovasi lammang keju, kan unik dan pasti akan membuat orang tertarik. Belum lagi kemasan yang baik akan menambah daya tarik dan bisa menjadi oleh-oleh para pengunjung,” lanjutnya.
Terakhir, Chaidir juga mengharapkan agar kiranya para pelaku wisata senantiasa menjaga kesehatan dan tetap menerapkan protokol Covid-19.
”Semoga pandemi segera berlalu agar pariwisata kita bisa kembali beroperasi maksimal. Para pelaku sektor wisata harus tetap senantiasa menjaga kesehatan dan tetap menerapkan protokol Covid-19,” tutupnya.
Kepala Bidang Pariwisata, Yusriadi Arif, mengatakan, kegiatan yang digelar dua hari ini menghadirkan peserta dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan pengelolah destinasi wisata yang ada di Maros.
”Sebanyak 40 orang peserta ini berasal dari Pokdarwis, pengelola destinasi wisata dan juga pemerhati wisata, untuk pemateri kita hadirkan para ahli dan akademisi, harapan kita semoga kegiatan ini bisa menggenjot peningkatan SDM pengelolah wisata dan meningkatkan daya saing kuliner di destinasi wisata,” ujar Yusriadi.
Kegiatan yang dibuka langsung Bupati Maros, Chaidir Syam merupakan kegiatan yang berasal dari DAK non fisik pelayanan bidang pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). (ari/c)

