pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Bandar Sabu Makassar Dibekuk di Palu

MAKASSAR, BKM– Satuan Narkoba Polrestabes Makassar mengembangkan kasus penangkapan tersangka peredaran narkoba jenis sabu hingg ke Kota Palu Sulawesi Tengah. Alhasil, satu tersangka yang diduga sebagai bandar bernama Zulkarnaen (40) berhasil diringkus. Zulkarnain dibekuk petugas saat tengah bersantai di salah satu kamar hotel di Kota Palu, Kamis (3/3).
Penangkapan Zulkarnain adalah pengembangan kasus dari penangkapan pengedar narkoba bernama Andi Lolo, warga Kabupaten Pinrang yang sebelumnya ditangkap di Jalan Boluvard 1 Februari lalu. Dari tangan Lolo polisi mengamankan barang bukti 1 kg narkoba jenis sabui yang disimpan Lolo dalam kemasan kardus mie instan. Untuk mengelabui petugas, paket sabu tersebut dicampur dengan biskuit dan dikirim melalui jasa pengiriman dari Kalimantan.
“Dari keterangan Andi Lolo kemudian Satuan Narkoba Polrestabes Makassar mengantongi nama Zulkarnaen yang ia sebut sebagai bos narkobanya. Zulkarnaen ini teridentivikasi berada di Palu. Namun saat ditangkap, anggota tidak menemukan barang bukti. Keterangan Zulkarnaen mengaku kalau barangnya sudah dikirim ke Makassar ditujukan kepada H. Rusli (45) dan Kasman (19),” jelas Kombes Pol Rusdi Hartono didampingi Wakasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Fajri dalam ekspose kasus narkoba di Mapolrestabes Makassar, Senin (6/3).
Setelah mendapat informasi dari Zulkarnaen, petugas kemudian melacak keberadaan kedua orang tersebut. Keduanya berhasil diringkus di salah satu kamar Hotel Kamanre, Jalan Urip Sumoharjo, dekat PLTU Makassar.
“Kedua berhasil kita amankan di Hotel Kamanre. Anggota kemudian melakukan penggeledahan di dalam kamar hotel tersebut dan menemukan 1/2 kg kristal bening yang kami duga kuat adalah sabu-sabu. Barang bukti ini terlihat sudah dikemas dalam paket dan siap diedarkan di Makassar,” tambah Kapolrestabes.
Setelah mengorek informasi kedua tersangka, polisi kemudian mengejar ANdra Cambang (32) yang disebut oleh kedua tersangka menyimpan 1/2 kg sabu lainnya hasil pengiriman bandar yang ditangkap di Kota Palu.
“Jadi 1/2 kg lagi dibawa lelaki Andra Cambang (32) di Parepare. Anggota kemudian ke Parepere mencari Andra Cambang, namun yang bersangkutan tidak ditemukan. Anggota kemudian ke Pangkep dan disini Andra Cambang berhasil kita temukan di salah satu desa di Pangekep. Dari tangan Andra anggota menyita 1/2 kg narkoba siap edar. Tersangka Andra Cambang mengemukakan, barang bukti tersebut dikirim Zulkarnaen dari Palu lewat Pelabuhan Parepare dan di jemput oleh H Rusli dan Kasman kemudian membawa di Makassar untuk diedarkan,” urai Kapolrestabes.
Sementara itu, tersangka Zulkarnaen yang ditemui di ruang Satuan Narkoba Polrestabes Makassar mengaku 1 kg sabu yang diamankan dari tangan Andi Lolo adalah miliknya yang ia kirim dari Kalimantan lewat jasa pengiriman barang.
“Setelah saya kirim dari Kalimantan ke Andi Lolo, saya langsung ke Palu. Disana saya kirim lagi 1 kg sabu seharga Rp1 miliar lewat Pelabuhan Parepere ke alamat H Rusli dan Kasman di Makassar,” bebernya.
Jajaran Polrestabes Makassar mengaku tak ingin berhenti sampai disini. Adapun hasil keterangan para tersangka ini nantinya akan terus dikembangkan untuk membongkar jaringan peredaran di Kota Makassar. (jul-ish-ril)



×


Bandar Sabu Makassar Dibekuk di Palu

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar