pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Data Anak Putus Sekolah Perlu Diperjelas

Sebelum Pemberlakuan PTM Oktober Ini

MAKASSAR, BKM–Pandemi covid-19 yang memaksakan pembelajaran secara daring (dalam jaringan) di rumah, menyebabkan sejumlah anak putus sekolah.

Mereka lebih senang membantu orang tuanya bekerja daripada harus mengerjakan tugas dari gurunya. Apalagi, ada murid atau siswa yang tidak memiliki smartphone, sebagai sarana sekolah daring.
Dari kondisi itulah, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar meminta pelaksanaan pembelajaran daring dievaluasi terlebih dahulu, sebelum pembelajaran tatap muka dimulai.
Anggota Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Kota Makassar, Al Hidayat Syamsu, mengatakan,ia menerima laporan dari masyarakat kalau ada beberapa siswa putus sekolah selama masa pembelajaran daring. Hal ini dikarenakan beberapa siswa tidak memiliki smartphone serta mulai jenuh.
Olehnya, hidayat meminta harus ada proses evaluasi terlebih dahulu sebelum PTM dilaksanakan.
“Jadi benar banyak laporan masuk terkait siswa putus sekolah. Beberapa penyebab mereka tidak punya gadget. Ada yang bantu orang tuanya cari nafkah. Ini yang menurut saya perlu diketahui dulu,” kata Hidayat.

Hidayat pun mendesak supaya pemerimtah kota mendata terlebih dahulu berapa siswa yang dilaporkan putus sekolah. “Mereka harus diakomodir untuk melanjutkan pendidikan,” tambahnya.
Menyikapi hal itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Makassar, Amalia Malik, membenarkan selama pembelajaran daring ada peningkatan siswa putus sekolah. Hal ini disebabkan karena minimnya fasilitas pendukung belajar daring. Bahkan, banyak orang tua menilai pembelajaran jarak jauh tidak optimal.
“Kemarin kita lakukan pendataan. Ada sekitar 90 persen orang tua itu tak menganggap anaknya sedang belajar. Tapi ini akan kita evaluasi. Apalagi sudah mau tatap muka,” ucapnya.(nug)




×


Data Anak Putus Sekolah Perlu Diperjelas

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link