pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

PLN UPDK Bakaru dan SMAN 1 Sumarorong Tanam 2.000 Pohon di DAS Mamasa

MAMASA, BKM — PT PLN (Persero) UPDK Bakaru bersama SMAN 1 Sumarorong melaksanakan kegiatan penggiat lingkungan, Selasa (26/10). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka penghijauan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Mamasa.
Kegiatan bernama ‘Program Tanam Pohon Pancasila’ digagas Kepala SMAN 1 Sumarorong, Drs Arizenjaya, M.Eng. bernama “Program Tanam Pohon Pancasila’. Kegiatan ini untuk memelihara/merawat hutan dengan menanam pohon secara nyata di lokasi perbukitan yang gundul akibat kebakaran hutan beberapa tahun lalu.
Kegiatan ini dihadiri langsung Bupati Mamasa, Drs H Ramlan Badawi, M.H. Dalam sambutannya, bupati Mamasa menyampaikan, kegiatan ini merupakan hal penting untuk menjaga kondisi hutan di daerah Mamasa.
Ramlan mengatakan, dirinya terinspirasi dan akan mencoba mendorong kepada jajarannya untuk melakukan kegiatan serupa. Sehingga dapat menumbuhkan kesadaran kepada semua elemen masyarakat di Kabupaten Mamasa untuk menjaga kelestarian hutan.
”Di samping itu, dalam melakukan kegiatan di masa pandemi, kita harus tetap menaati protokol kesehatan,” kata Ramlan.
Program tanam pohon Pancasila ini merupakan kegiatan berkelanjutan yang telah berlangsung selama 4 tahun berturut-turut. Setiap tahunnya siswa yang berpartisipasi dalam program ini sejumlah 400 siswa dari SMAN 1 Sumarorong.
Dari tahun 2018 sampai sekarang para penggiat lingkungan berhasil menanam tidak kurang dari 8.000 tanaman yang terdiri dari tanaman kayu-kayuan dan tanaman buah yang disiapkan BPDASHL Lariang-Mamasa dan BPDASHL Jeneberang-Saddang sebagai pengelola langsung DAS Mamasa.
Kepala BPDASHL Jeneberang-Saddang, M Tahir Pallawa yang turut hadir dalam acara ini menyambut baik dan siap mendukung keberlangsungan kegiatan ini. Fitambah lagi kegiatan ini turut mendukung kegiatan Forest Program IV yang bertujuan untuk mengurangi laju sedimentasi yang terjadi di DAS Mamasa.
Sementara itu, Pj Pelaksana K3 & Kam PLN UPDK Bakaru yang hadir mewakili Manager PLN UPDK Bakaru, I Dewa Made Bakti Pramana, menuturkan, keterlibatannya dalam tanam pohon Pancasila ini merupakan bentuk program penggiat lingkungan dan menanam pohon sebagai upaya membangun kepedulian masyarakat dalam pelestarian lingkungan.
”Program penghijauan di DAS Mamasa ini sangat bermanfaat untuk PLTA Bakaru pada khususnya. Mengingat, operasi pembangkit kami sangat bergantung dengan ketersediaan dan kualitas air di DAS Mamasa,” ujarnya
Untuk menunjang kegiatan ini, PLN UPDK Bakaru juga menyerahkan bantuan 35 unit tenda regu Pramuka, 2 buah tandon air dengan kapasitas 1.200 liter, 20 buah linggis, 20 buah parang, 1 unit pompa air, 6 roll selang dan 1 unit genset kapasitas 2800 watt.
Selain penyerahan bantuan sarana tersebut, PLN UPDK Bakaru juga membantu pengangkutan bibit pohon ke lokasi penanaman yang berada di Kabupaten Mamasa.
”Ini adalah tahun keempat kami melaksanakan kegiatan tanam pohon Pancasila. Ke depannya kerjasama ini akan terus berlanjut sebagai rencana jangka panjang sebagai bentuk kepedulian PLN UPDK Bakaru untuk menjaga kelestarian hutan di DAS Mamasa,” kata Pejabat Pelaksana Lingkungan UPDK Bakaru, Alif Ihram.
Kegiatan penghijauan ini dirangkaikan dengan program implementasi Kurikulum 2013 (K-13). Yakni ekstrakulikuler Pramuka yang wajib dilaksanakan sekolah.
Pramuka merupakan ekstrakurikuler wajib dari kurikulum yang berlaku, penting diintegrasikan dengan menanam pohon seperti yang telah dilaksanakan peserta didik, didampingi tenaga kependidikan serta guru-guru pendidik pada perayaan Hari Pramuka pada Agustus dari tahun 2018 sampai sekarang. Namun pelaksanaan tahun ini baru dapat kami laksanakan di bulan Oktober dikarenakan efek lonjakan Covid-19 yang sempat melanda Indonesia.
Bulan Oktober identik dengan hari Sumpah Pemuda. Kami berharap, semangat pemuda pada masa merebut kemerdekaan Indonesia bisa tertanam kepada para peserta didik,” tutur Kepala SMAN 1 Sumarorong, Arizenjaya.
Kegiatan pramuka sendiri tidak akan maksimal ketika mereka hanya pasang tenda. Bercerita tentang Pramuka, bercerita tentang negara dan Tanah Air. Jika tidak melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi negara dan bangsa.
Lewat kegiatan ini setiap siswa dan guru menanam lima pohon. Gagasan tanam pohon Pancasila ini dimaksudkan agar setiap anak didik tidak hanya berteori tentang Pancasila, tetapi dapat diwujudkan dalam bentuk lainnya. Sehingga Pancasila itu tertanam dalam setiap jiwa siswa. (mir)




×


PLN UPDK Bakaru dan SMAN 1 Sumarorong Tanam 2.000 Pohon di DAS Mamasa

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link