GOWA, BKM–Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Taufan Pawe (TP) menginginkan Golkar Kabupaten Gowa kembali menorehkan sejarah untuk persiapan di tahun 2024.
Harapan TP disampaikan ketika menghadiri kegiatan orientasi pengurus di Kantor Golkar Gowa, Jalan Tumanurung Sungguminasa No 10, Sabtu (6/11).
Menurut TP, Partai Golkar di Kabupaten Gowa betul-betul tumbuh menjadi partai dewasa yang siap tempur di pemilihan presiden, pemilihan anggota legislatif dan pemilihan gubernur dan bupati.
“Saya berbicara seperti ini, kalau Partai Golkar di Kabupaten Gowa pernah menorehkan sejarah yang bagus,” katanya di hadapan kader-kader Golkar Gowa.
Menurutnya, Partai Golkar, pernah betul-betul berjaya, separuh dan tiga perempat kursi di DPRD dimiliki Golkar. Maka dari itu, setelah orientasi ini saya akan datang langsung dan tiap tiga bulan akan melakukan evaluasi,”janjinya.
Wali Kota Parepare ini juga menginginkan kader-kader dan pengurus di Golkar Gowa kembali berkerja untuk secara profesional. Sebab, dengan cara itu Golkar tidak akan tertinggal.
“Sekarang ini, Partai Golkar harus dikelola secara profesional. Jangan konvensional. Kita akan kalah dan tertinggal. Olehnya itu, marilah kita sadar. Kita tidak boleh main-main. Jangan seperti kemarin, kalah kita kalau dilakukan seperti itu,” tegasnya.
TP juga menekankan kepada kader-kader dan pengurus Golkar Gowa, agar prinsip partai tertua tersebut ditekankan sesegera mungkin.
“Beda orang yang tidur dan duduk, beda duduk dan berdiri, beda berdiri dan berjalan. Beda berjalan dan berlari, dan kita ingin berlari. Itu prinsip Golkar. Partai Golkar saat ini telah berubah. Sekarang partai ini merupakan partai yang moderen dan cerdas,” bebernya.
Untuk itu, dirinya ingin agar kader-kader Golkar di Kabupaten Gowa membawa semangat yang mencerminkan jiwa Partai Golkar dalam mempersiapkan diri untuk tahun depan.
Harapan TP dinilai sulit terwujud, karena para pengurus dan kader banyak yang hengkang, dan yang paham soal marwah Golkar tinggal sedikit.
“Gimana mau Golkar bisa kembali besar, jika rata-rata jagoannya masih tercatat dipartai lain. “Mereka (mantan legislator Golkar,red) jago karena saat pindah partai ikut membawa pendukung dan relawannya, sehingga mereka kembali terpilih meski menggunakan Partai Perindo, Partai Demokreat hingga Nasdem,”ujar kader Golkar Gowa Abdul Rahman, Minggu (7/11).
Menurut Rahman, jika ingin Golkar kembali besar, maka jangan jauh dari pemerintah, ajak kembali para politisi jago dan beri mereka tempat yang layak sebagai pengurus. Jangan jauhi mereka, apalagi sama sekali tidak pernah dilibatkan,”pinta Rahman. (rif)

